Polda Libatkan Propam Usut Peluru Nyasar ke Ibu Hamil di Gowa

CNN Indonesia | Rabu, 17/02/2021 15:27 WIB
Penyidik reskrim Polda Sulsel dan Propam mengusut insiden peluru nyasar yang mengenai ibu hamil di Gowa. Tapi hingga kini belum ada polisi yang diperiksa. Ilustrasi. Penyidik reskrim Polda Sulsel dan Propam mengusut insiden peluru nyasar yang mengenai ibu hamil di Gowa. Tapi hingga kini belum ada polisi yang diperiksa. (Foto: kira_fotografie/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Sulawesi Selatan menurunkan bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk ikut menyelidiki insiden seorang ibu rumah tangga, Suriani (33) yang tertembak peluru nyasar di rumahnya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Zulfan mengatakan penyelidikan akan dilakukan bersamaan dengan penyidik reserse kriminal.


"Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Gowa dibantu oleh Polda Sulsel. Dua-duanya [Reskrim dan Propam] dilibatkan," kata Zulfan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (17/2).

Sebagai informasi, Propam merupakan salah satu satuan kerja di Korps Bhayangkara yang bertugas mengawasi tindak kerja jajaran anggota kepolisian sehari-hari. Tim Propam biasanya ditugaskan memeriksa maupun mengawasi internal kepolisian guna mencegah pelanggaran anggota.

Namun demikian, Zulfan menambahkan sejauh ini belum ada polisi yang diperiksa atau didalami terkait peristiwa tersebut. Kata dia, tim masih merunut kronologi kejadian hingga ibu rumah tangga tersebut bisa terkena peluru nyasar.

Zulfan mengatakan, hingga kini tim pun belum bisa memastikan jenis dan muasal peluru itu. "Belum bisa dikatakan itu senjata anggota Polri," ucap dia.

Diketahui, Suriani tertembak ketika menonton televisi pada Senin (15/2) lalu sekitar pukul 18.30 WITA. Menurut sang suami, Suriani dalam kondisi hamil 8 bulan saat tertembak.

"Sementara menonton, saya berdekatan duduk sama ibu," kata suami Suriani, Kasim seperti dilansir dari detik.com, Selasa (16/2).

Ketika menonton televisi, Kasim menuturkan, tiba-tiba sebuah peluru yang datang dari arah atap rumah mengenai istrinya. Karim pun menyebut dahi bagian kanan sang istri sempat mengalami pendarahan akibat tergores peluru.

Akibat peristiwa itu, Suriani sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi menurut Karim, peluru tersebut tidak membahayakan istri dan calon bayinya.

Kasim mengatakan kondisi istrinya perlahan membaik meski sempat dirawat di rumah sakit.

(mjo/nma)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK