Bocah 16 Tahun Bobol Database Kejaksaan RI dari Sumsel

CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2021 15:45 WIB
Kejaksaan Agung mengungkapkan database yang diperjualbelikan di situs forum online dibobol oleh bocah 16 tahun dari Lahat, Sumatera Selatan. Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak (tengah) saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa basis data atau database yang diperjualbelikan di situs forum online dibobol oleh bocah 16 tahun dari Lahat, Sumatera Selatan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan pihaknya telah memintai keterangan terhadap pelaku setelah berhasil mengidentifikasinya.

"Yang bersangkutan masih berusia 16 tahun dan masih bersekolah," kata Leonard dalam konferensi pers di Kompleks Kejagung, Jakarta, Jumat (19/2).


Dalam hal ini, kata dia, tim Kejaksaan langsung membawa pelaku berinisial MFW dan kedua orang tuanya itu ke Kejaksaan Agung pada Kamis (18/2) untuk dimintai keterangan.

Hanya saja, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberi instruksi agar tak melanjutkan proses hukum terhadap MFW. Pasalnya, pelaku masih di bawah umur dan telah berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Dan orang tua yang bersangkutan ada di sebelah kiri kami juga telah membuat surat pernyataan yang secara langsung akan mendidik, mengontrol anak yang bersangkutan untuk tidak melakukan perbuatan peretasan sebagaimana yang terjadi," tambahnya lagi.

Leonard menjelaskan bahwa data-data yang dijual dalam situs RAID Forums bersifat terbuka untuk umum dan dapat diakses secara langsung di website resmi Kejaksaan RI.

Dia memastikan bahwa data itu tidak berhubungan langsung dengan database kepegawaian kejaksaan. Selain itu, informasi perkara-perkara yang dimuat dalam situs itu pun juga dapat diakses oleh publik.

"Didapat kesimpulan bahwa user tersebut adalah user untuk masuk ke dalam website Kejaksaan," kata Leonard.

Dia mengungkapkan bahwa setidaknya ada 3.086.224 data yang dibobol dan diperjualbelikan dengan harga sekitar Rp400 ribu itu.

Diketahui, pembobolan itu dilakukan oleh peretas yang mengatasnamakan dirinya Gh05t666nero.

Dalam situs Raid Forums, Gh05t666nero mengunggah database Kejaksaan RI beberapa jam lalu. Selain itu, dia juga menyampaikan pernyataan terkait dengan revisi Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

(mjo/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK