Jakarta Banjir, Walhi Singgung Proyek Reklamasi

CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 08:14 WIB
Walhi menyebut banjir di Jakarta disebabkan kebijakan pembangunan di ibu kota selama ini yang tidak ramah lingkungan. Proyek reklamasi di pesisir Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyinggung proyek reklamasi usai banjir merendam Jakarta dan sekitarnya. Mereka menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mengoreksi kebijakan-kebijakan serupa.

Direktur Eksekutif Walhi DKI Jakarta Tubagus Soleh Ahmadi menilai pemerintah harus segera memperbaiki beberapa kebijakan. Ia yakin banyak kebijakan pembangunan di Jakarta dan sekitarnya yang tak ramah lingkungan.

"Melakukan koreksi mendasar dan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pembangunan yang berisiko tinggi terhadap lingkungan hidup dan keselamatan warga, antara lain proyek reklamasi, pemberian izin-izin bangunan, dan lain-lain," kata Soleh dalam keterangan tertulis, Minggu (21/2).


Dia berpendapat banjir terjadi karena pemerintah membuat kebijakan pembangunan dan ekonomi yang terus menggerus alam. Soleh menyebut Jakarta dan sekitarnya darurat ekologis.

Soleh menyarankan pemerintah segera mengoreksi kebijakan-kebijakan seperti reklamasi. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk memulihkan dampak lingkungan dan ekonomi akibat kebijakan-kebijakan itu.

"Melakukan upaya pemulihan, baik pemulihan lingkungan hidup yang sebelumnya telah dihancurkan oleh kebijakan pembangunan maupun pemulihan ekonomi dan sosial warga yang terdampak banjir," ucapnya.

Walhi juga menyarankan pemerintah mengganti semua kerugian warga. Selain itu, Walhi menyatakan pemerintah wajib mencegah banjir terulang kembali.

"Memastikan jaminan ketidakberulangan peristiwa banjir serupa terjadi, dengan memastikan langkah-langkah adaptasi dan mitigasi bencana yang sejalan dengan mandat UU Penanggulangan Bencana dan dengan melibatkan partisipasi warga," tuturnya.

Banjir melanda sejumlah titik di DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, jalan besar di Jakarta Selatan seperti Kemang, Sudirman, dan Kapten Tendean lumpuh usai hujan deras, Sabtu (20/2).

Sebanyak 113 RW sempat terendam pada hari itu. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut hanya 17 RW yang masih terendam banjir hari ini.

(dhf/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK