Kemenkes Lempar 5 Pertanyaan ke Lansia untuk Skrining Vaksin

CNN Indonesia | Selasa, 23/02/2021 04:55 WIB
Kementerian Kesehatan mempersiapkan lima pertanyaan untuk menyaring kelompok umur lanjut usia sebelum menerima vaksin Covid-19. Ilustrasi. (iStockphoto/Vladans)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan lima pertanyaan untuk menyaring kelompok umur lanjut usia (lansia) sebelum menerima vaksin Covid-19.

"Khusus lansia memang ada lima pertanyaan tambahan untuk menilai apakah lansia tersebut bisa mendapat vaksin atau tidak. Kalau dari lima ada tiga jawaba 'ya', maka vaksinasi tidak bisa dilanjutkan," kata Nadia dalam acara diskusi virtual di YouTube Lawan Covid-19, Senin (22/2).

Lima pertanyaan yang dimaksud adalah:


1. Apakah ada kesulitan untuk menaiki 10 anak tangga?
2. Apakah mudah merasa kelelahan?
3. Apakah memiliki 5 dari 11 penyakit kronik atau komorbid?
4. Apakah mengalami kendala untuk berjalan 100-200 meter?
5. Apakah mengalami penurunan berat badan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya?

Lebih lanjut, Nadia mengatakan bahwa hanya lansia yang mampu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang dapat mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Tentu ada persyaratan kalau dia tidak bisa datang ke fasyankes, berarti tidak memenuhi kriteria tadi," ucapnya.

Ada dua mekanisme vaksinasi Covid-19 pada lansia. Pertama, dengan mendaftar secara mandiri melalui laman kemkes.go.id atau covid-19.go.id.

Setelahnya, data peserta akan terdaftar di Dinkes masing-masing provinsi, sementara jadwal dan lokasi vaksinasi akan diberitahukan lebih lanjut oleh dinkes setempat.
Mekanisme kedua adalah dengan ikut program vaksinasi Covid-19 dari lembaga atau organisasi yang telah mendapatkan izin dari Dinkes dan Kemenkes.

Peserta lansia dengan komorbid juga diwajibkan membawa surat keterangan layak menerima vaksin Covid-19 dari dokter yang merawat.

(mln/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK