AHY: Moeldoko Tak Punya Sikap Ksatria, Bukan Sosok Teladan

CNN Indonesia | Jumat, 05/03/2021 19:41 WIB
Ketum Demokrat AHY juga menyebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum demokrat abal-abal. Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tak memiliki sikap ksatria dan bukan sosok teladan bagi masyarakat Indonesia. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang terlibat dalam kudeta partainya bukan ksatria. AHY menyebut tindak tanduk Moeldoko itu tak bisa dijadikan sebagai teladan.

"Bagi kami, sikap dan perilaku tersebut bukan lah sikap yang ksatria. Bukan juga sikap yang perilaku sebagai contoh yang baik bagi masyarakat Indonesia, juga generasi muda Indonesia," kata AHY dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jumat (5/3).

AHY mengatakan Moeldoko selalu mengelak dirinya terlibat dalam kudeta. Namun, kini Moeldoko setuju diangkat sebagai ketua umum Demokrat dari hasil KLB yang dinilai ilegal.


Menurutnya, seluruh pembelaan Moeldoko yang membantah terlibat kudeta runtuh saat menerima pinangan tersebut. Selama ini Moeldoko kerap membantah terlibat gerakan kudeta partai berlambang mercy tersebut.

"Katanya ia tidak tahu menahu, tidak ikut-ikutan, tidak terlibat, bahkan mengatakan semua ini adalah permasalahan internal Demokrat. Faktanya KSP Moeldoko bukan kader Demokrat. Jadi jelas bukan hanya permasalahan internal demokrat," ujarnya.

Selain itu, AHY juga meyakini para kader dan mantan kader yang berada di Sumut itu tidak mungkin berani menggelar KLB tanpa dukungan Moeldoko. Artinya, sejak awal motif dan keterlibatan Moeldoko tidak berubah, yakni ingin mengambil kepemimpinan partai Demokrat yang sah.

"Serta jauh dari moral dan etika politik. Saya persilakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menilai sendiri sikap dan perilaku tersebut," katanya.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantas menyinggung masalah senioritas dalam kemiliteran. Diketahui, Moeldoko dan AHY sama-sama berlatar militer.

Menurut AHY, dalam dunia militer seorang prajurit selalu menghormati para senior dan pendahulunya. Bahkan, seorang junior wajib menghormati para senior mereka.

"Tetapi, dari para senior pula saya mendapat pelajaran bahwa tidak semua bisa menjadi contoh yang baik," kata AHY.

Moeldoko sendiri belum memberikan tanggapan soal tudingan sikap tidak ksatria yang dilontarkan AHY ini. Pesan singkat dan telepon dari CNNIndonesia.com belum mendapat respons darinya hingga berita ini terbit. 

Diketahui, KLB Partai Demokrat yan digelar di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

Moeldoko yang tak hadir dalam acara KLB tersebut sempat dihubungi oleh pimpinan sidang yang diketuai Jhonny Allen. Dalam percakapannya via telepon, Moeldoko mengaku menerima menjadi ketua umum Demokrat menggantikan AHY.

(dmi/dhf/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK