Jokowi Ikut Pantau Vaksinasi 'Hanoman' Saat Kunker di Bali

CNN Indonesia | Selasa, 16/03/2021 14:37 WIB
Saat meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Gianyar, Bali, Presiden Jokowi berbincang dan berfoto dengan salah satu peserta berkostum Hanoman. Ilustrasi peninjauan vaksinasi. (Foto: Lukas - Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Kabupaten Gianyar, Bali. Salah satu peserta vaksinasi adalah pengguna kostum salah satu dewa Hindu, Hanoman.

Didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Bali I Wayan Koster, Jokowi tiba di lokasi vaksinasi sekitar pukul 11.15 WIB.

Dalam siaran langsung di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi meninjau penyuntikan vaksin beberapa orang. Ia menyapa dan mengajak ngobrol peserta vaksinasi.


Saat melihat peserta vaksin menggunakan kostum si kera putih Hanoman, Jokowi pun mendekat. Ia telihat berbincang dengan peserta itu. Setelah penyuntikan beres, Jokowi berfoto dengan peserta berkostum Hanoman tersebut.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi kerja para kepala daerah di Provinsi Bali. Menurutnya, upaya vaksinasi di Bali telah menimbulkan rasa nyaman kepada para wisatawan.

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah para kepala daerah menerapkan protokol kesehatan. Jokowi memuji capaian Bali yang memiliki tiga zona hijau penularan Covid-19.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap upaya vaksinasi di Balu bisa segera menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity.

"Yang kita harapkan setelah terbentuk kekebalan komunal, laju penyebaran covid bisa kita hambat, bisa kita kurangi, bahkan bisa kita hilangkan," kata Jokowi di Gianyar, Selasa (16/3).

Jokowi menjanjikan pembukaan pariwisata di Bali setelah penyebaran Covid-19 melandai. Namun, ia mengingatkan saat ini semua pihak tetap harus berupaya menekan laju penyebaran virus Corona.

"Saat ini kita harus berbicara apa adanya, masih memerlukan tahapan-tahapan menuju sebuah situasi yang normal dan kita harapkan semuanya tetap masih pada posisi waspada," ujar Jokowi.

(dhf/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK