Anies-Riza Jajal Aturan Baru Bawa Sepeda Non-Lipat Masuk MRT

CNN Indonesia | Rabu, 24/03/2021 13:11 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan bersama wakilnya Riza Patria menjajal aturan baru membawa sepeda non lipat ke MRT. Sepeda non lipat kini boleh dibawa di MRT. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membawa sepeda non-lipat ke gerbong kereta MRT, Rabu (24/3). Ketentuan ini merupakan kebijakan baru dari PT Mass Rapid Transit (MRT) untuk mendukung Jakarta ramah bagi pesepeda.

Video Anies membawa sepeda non-lipat diunggah dalam instastory akun Instagram Anies, @aniesbaswedan. Dalam video tersebut, Anies menjajal membawa ke gerbong MRT bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo.

Riza usai tiba di Balai Kota mengatakan, dengan program ini Pemprov DKI ingin mendorong masyarakat menjadikan sepeda sebagai alat transportasi.


"Ya kan kita memberikan kesempatan bagi masyarakat seperti yang sudah disampaikan bahwa kita mendorong masyarakat menjadikan sepeda tidak hanya sebagai alat olahraga, alat rekreasi, tapi juga sebagai alat transportasi," ujar Riza, Rabu (24/3).

Riza mengatakan, program sepeda non-lipat masuk MRT ini juga memiliki ketentuan yang perlu dipatuhi. Menurutnya, pihak MRT membatasi hanya satu gerbong yang dapat dimasuki sepeda non-lipat. Selain itu, dalam satu gerbong itu maksimal diisi oleh empat sepeda.

Di sisi lain, secara bertahap nantinya MRT secara bertahap akan menyiapkan fasilitas untuk mempermudah sepeda masuk MRT.

"Secara bertahap dan di tangga juga sudah disiapkan semacam rel bagi sepeda. Juga tempat parkir sepeda dan sebagainya. Termasuk tempat transit singgah ketika mengambil kartu dan sebagainya," ungkap Riza.

MRT menerapkan kebijakan sepeda non-lipat dapat masuk MRT, namun, kebijakan itu baru berlaku di Stasiun Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI. Ketentuan sepeda lipat yang diizinkan adalah sepeda reguler yang tidak melewati ukuran 200 cm x 55 cm x 120 cm dengan lebar ban maksimal 150 cm.

Selain itu, MRT Jakarta menerapkan jam ketersediaan akses sepeda non-lipat, mulai Senin-Jumat di luar jam sibuk, pukul 07.00-09.00 dan pukul 17.00-19.00. Sementara, untuk Sabtu-Minggu mengikuti jam operasional MRT. Hal ini untuk menghindari penumpukan penumpang.

(dmi/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK