Cuaca Buruk, Kapal Bontoharu Sulsel Melenceng 37 Mil Laut

CNN Indonesia | Jumat, 02/04/2021 18:08 WIB
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bontoharu di Sulsel dilaporkan keluar jalur dan tak bisa dikontak di tengah cuaca buruk. Ilustrasi. (Foto: Leeroy Creative Agency/MAXIME COSTES)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bontoharu, jurusan pelabuhan Bira Bulukumba-Pamatata Selayar, Sulawesi Selatan, dilaporkan keluar jalur dan belum bisa dikontak.

Kepala seksi operasi pencarian dan pertolongan Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan Muh Rizal mengatakan kapal yang membawa penumpang itu keluar dari jalur sejauh 37 mil laut atau 68,6 Km.

"Kami masih lihat di radar dia keluar dari jalur kalau dilihat dari AIS," kata Rizal saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Jumat (2/4) sore.


Diketahui, AIS atau Automatic Identification System merupakan sistem dapat yang menunjukkan informasi kapal, seperti identitas kapal berikut lokasinya.

Saat dicek sekitar pukul 17.00 WITA, katanya, lokasi kapal berada di sebelah timur pulau Selayar. Pihaknya sejauh ini belum bisa mengontak kapal tersebut. Ia menduga itu akibat cuaca buruk.

"Cuaca buruk, jaringan susah," katanya, "Ini kita masih menunggu informasi apakah dari pihak ASDP bisa kontak ke kapal atau tidak".

Kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Bulukumba pada pukul 09.30 WITA. Namun, hingga sekitar pukul 17.30 WITA belum sampai di pelabuhan Pamatata Selayar.

Padahal, kata Rizal, umumnya jarak tersebut ditempuh dalam waktu empat jam.

"Estimasi paling lama 4 jam, jam 2 (14.00) biasanya sudah tiba di pelabuhan tujuan. Sekarang kita jam setengah 6, hampir jam 6 ini belum tiba," jelasnya.

Sementara itu, Rizal mengaku pihaknya belum bisa menghubungi ASDP dari pelabuhan Bira Bulukumba maupun Pamatata Selayar.

Pihaknya bermaksud meminta penjelasan ASDP guna mencari tahu kepastian nasib kapal yang membawa penumpang tersebut.

Hingga sekitar pukul 16.35 WIB, pihak Basarnas belum mengetahui keadaan kapal tersebut di lautan.

"Mereka ini statusnya dalam kondisi apa? Apakah hanyut atau karena cuaca gelombang mereka masih terapung-apung, nunggu cuaca baik untuk merapat ke selayar," ujarnya.

CNNIndonesia.com masih terus mengkonfirmasi hingga kini apakah saat ini kapal tersebut sudah kembali jalur dan berlabuh di Selayar.

(iam/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK