Balita Tenggelam saat Ikut Ortu Cari Emas di Pantai Maluku

CNN Indonesia | Kamis, 08/04/2021 17:24 WIB
Seorang bocah 5 tahun (balita) dilaporkan tenggelam saat mengikuti orang tua mendulang emas di Pantai Maluku Tengah, Maluku. Warga padati lokasi tambang emas di bibir pantai, Desa Taimoluw, Maluku Tengah. (CNN Indonesia/Said)
Ambon, CNN Indonesia --

Seorang bocah 5 tahun (balita) dilaporkan tenggelam saat mengikuti orang tua mendulang emas di Pantai Maluku Tengah, Maluku.

Balita itu merupakan warga Dusun Ampera, Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

"Iya ada anak kecil tenggelam, dia tenggelam empat hari yang lalu, tenggelam sempat mendulang emas bersama orang tua di bibir pantai," kata salah seorang warga Tamilouw, Komarudin Tubaka, saat dihubungi Kamis (8/4) petang.


Komarudin menerangkan peristiwa bocah tenggelam itu terjadi Senin (5/4) sekitar pukul 16.30 WIT. Balita tersebut sempat mendapatkan pertolongan warga yang sedang mendulang emas di bibir pantai karena lokasi kejadian yang berada tak jauh dari area mereka.

"Soal nama yang bersangkutan belum mengetahui karena bocah itu berasal dari petuanan Tamilouw Dusun Ampera," imbuhnya.

Komarudin mengatakan pascatenggelamnya bocah 5 tahun itu, lokasi tambang emas pesisir pantai sempat sepi. Dia mengaku, penambang tak seramai seperti hari-hari sebelumnya.

Selain itu, menurutnya, pencarian butiran emas sempat terkendala ombak besar akibat pergantian musim.

"Kalau awal-awal emas temukan warga bisa dapat butiran emas banyak, namun sekarang agak kesulitan karena ombak. Kalau ombak pencarian emas terhenti, warga harus menunggu sampai air surut atau air meti," kata Komarudin.

Sebelumnya, warga sempat dihebohkan temuan tambang emas di pesisir Pantai Pohon Batu, Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

Syarifah, warga Amahai yang disebut pertama kali menemukan tambang emas itu menceritakan kisahnya menemukan tambang bersama dua saudaranya.

"Saat itu saya sama kakak sedang dulang pasir, namun di dalam pasir ada bini emas," kata Dyarifah saat dihubungi, Selasa (23/3).

"Karena ada butiran emas, kami coba-coba mendulang pakai kuali ternyata dapat emas,"imbuhnya.

Syarifah menceritakan penemuan tambang emas kepada warga tetangga rumah dan tersebar hingga ke warga. Warga langsung bergegas ke pantai membawa sekop, kuali dan karpet untuk mendulang emas.

----

Update redaksi: Pada Selasa (20/4), Pejabat Negeri Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah Rajak Pawae melayangkan klarifikasi bahwa kabar balita tenggelam tidak benar. Menurut keterangan Rajak, tidak ada insiden bocah lima tahun atau nenek tenggelam selama warga melakukan aktivitas menambang emas di pesisir pantai.

(sai/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK