Moeldoko Ingin Sulap TMII Jadi Tempat Pengembangan Teknologi

CNN Indonesia | Senin, 12/04/2021 21:24 WIB
Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan anjungan-anjungan yang ada di TMII bakal dijadikan ruang inovator berbagai bidang. Kepala Staf Presiden, Moeldoko mengaku bertekad menyulap TMII menjadi pusat pengembangan teknologi (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Presiden, Moeldoko berharap para inovator di berbagai bidang bisa berkumpul di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dia menyebut pemerintah telah menyusun rencana untuk mewujudkan hal itu.

"Mulai dari peningkatan fungsi anjungan-anjungan daerah yang akan dijadikan tempat berkumpulnya inovator sosial, budaya, dan teknologi, hingga membuka ruang bersama bagi para penggemar teknologi untuk membawa Indonesia menuju Industri 4.0," kata Moeldoko dalam keterangan tertulis, Senin (12/4).

Dia membayangkan TMII bisa jadi tempat kajian, riset, hingga pengembangan peradaban suku-suku Indonesia. Dengan begitu, persatuan dan kesatuan Indonesia bisa terwujud.


Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan sebagian area di TMII akan dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi. Dia berharap langkah ini bisa membuat TMII berkontribusi untuk negara.

"TMII bisa dikembangkan jadi sebuah kekuatan dalam berikan kontribusi yang lebih ke negara," ujarnya.

Moeldoko berkata pemerintah sedang mempersiapkan transisi pengelolaan TMII. Dia memastikan peralihan manajemen TMII ke pemerintah akan dilakukan secara transparan.

"Semua harus berjalan secara transparan sehingga tidak ada persoalan," ucap Moeldoko.

Sebelumnya, pemerintah sudah beberapa kali mengusung daerah khusus untuk pusat pengembangan ekonomi digital. Semua digarap dengan jargon yang serupa: Sillicon Valley ala Indonesia demi menuju industri 4.0.

Sebelum TMII, pemerintah telah mencanangkan Batam, Malang, Kulon Progo, dan Jatinangor sebagai kawasan khusus pengembangan teknologi. Selain itu, ada pula Bukit Algoritma di Sukabumi yang juga digadang sebagai pusat teknologi Indonesia.

(dhf/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK