Satgas Akui Klaim Anies soal Covid Relatif Terkendali di DKI

CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 18:30 WIB
Satgas Covid-19 optimistis penurunan kasus itu terjadi akibat strategi tes dan telusur masif dilakukan di seluruh wilayah, termasuk DKI Jakarta. Anies Baswedan. (CNN Indonesia/ Khaira Ummah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Bidang Tracing Satgas Penanganan Covid-19, Masdalina Pane ikut membenarkan klaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut bahwa saat ini pandemi virus corona (Covid-19) di ibu kota relatif terkendali seiring memasuki bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Masdalina menyebut DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang berhasil menekan tingkat penyebaran kasus virus corona lewat program tes dan telusur yang diinisiasi oleh Satgas.

"Jakarta masuk dalam program tracing kami. Jadi kalau saya lihat beberapa kota yang masuk tracing kami itu memang bagus pencapaiannya. Jakarta cenderung bagus memang penurunan kasusnya sampai dengan minggu ini," kata Masdalina saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (13/4).


Masdalina optimistis penurunan kasus itu terjadi akibat strategi tes dan telusur masif dilakukan. Sebab, ia menilai tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di ibu kota juga mulai menurun. Sehingga ia menilai strategi yang sesuai dengan pakem Badan Kesehatan Dunia (WHO) itu efektif dalam penanganan pandemi.

Ia juga mengklaim bahwa dari 13 provinsi atau 54 kabupaten/kota yang menjadi sasaran program tracing, rata-rata mengalami pelandaian kasus covid-19, kecuali Sumatera Utara.

"Satgas setiap minggu menampilkan penurunan kepatuhan protokol kesehatan 3M turun semua. Tapi kasus ikut turun, heran saya," kata dia.

Sementara bila menilik data milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam sebulan belakangan ini, penambahan kasus harian covid-19 cenderung fluktuatif di ibu kota. Penambahan kasus beberapa kali masih tercatat lebih dari seribu kasus dalam sehari.

Namun demikian, bila dirata-rata tiap pekannya, memang terdapat penurunan kasus covid-19 di DKI. Pada periode 16-22 Maret, jumlah kasus covid-19 di DKI berjumlah sebanyak 10.521 kasus.

Kemudian pada pekan selanjutnya yakni periode 23-29 Maret kasus menurun menjadi total 8.650 kasus. Dilanjutkan pada periode 30 Maret-5 April kasus terus menurun menjadi 6.283 kasus. Namun pada sepekan belakangan ini pada periode 6-12 April, penambahan kasus covid-19 naik sedikit menjadi total 6.301 kasus dalam sepekan.

Sedangkan secara kumulatif, kasus covid-19 di DKI Per 12 April berjumlah 393.290 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 380.560 orang telah pulih, 6.271 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri, sementara 6.459 lainnya meninggal dunia.

Anies sebelumnya mengklaim bahwa kasus covid-19 di Jakarta cenderung terkendali. Kondisi itu menurutnya dibuktikan dengan kasus aktif yang menurun hingga fasilitas kesehatan tak lagi over capacity.

Selain itu, menurut Anies, saat ini program vaksinasi juga masih terus berjalan dengan cepat. Lansia dan petugas pelayanan publik masih menjadi prioritas sasaran penerima vaksin.

(khr/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK