Kader PKB Daerah: Pengurus DPP Dukung Muktamar Ganti Cak Imin

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 04:59 WIB
Sejumlah kader PKB daerah mendorong pelaksanaan Muktamar Luar Biasa untuk mengganti posisi Ketua Umum yang kini dijabat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Beberapa pengurus DPP PKB disebut mendukung gerakan Muktamar Luar Biasa untuk mengganti posisi Cak Imin. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Bandar Lampung, Juanda mengatakan rencana Muktamar Luar Biasa PKB untuk mengganti Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin didukung beberapa pengurus DPP PKB.

Namun, Juanda enggan menyebut nama para pengurus DPP PKB yang mendukung agenda tersebut.

"[Pengurus DPP PKB] Ada [yang dukung]. Tapi mereka enggak mau disebut namanya," kata Juanda kepada CNNIndonesia.com, Selasa (13/4).


Juanda menuding kepemimpinan DPP PKB saat ini sudah dikuasai oligarki dan nepotisme. Menurutnya, masalah tersebut bertentangan dengan semangat berdirinya PKB pada 1998 lalu.

Ia menyebut banyak keputusan-keputusan politik Cak Imin belakangan ini yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKB. Salah satunya dengan menunjuk para Ketua DPC dan DPW tanpa adanya forum berdemokrasi.

"Ini partai apa perusahaan kan? Ini sangat bertentangan dengan berdirinya PKB. Sebagai partai warga nahdliyin kan ya," katanya.

Selain itu, Juanda mengklaim bila dirinya masih aktif menjabat ketua DPC PKB Bandar Lampung hingga 2022 berdasarkan SK DPP terakhir.

Dalam forum musyawarah cabang yang digelar awal 2021, Juanda diganti Robiyatul Adawiyah. Meski demikian, ia menegaskan forum Muscab kala itu tidak kuorum dan masih menggugatnya ke DPP PKB.

"Intinya sekarang saya masih belum jelas ini posisinya," ujarnya.

Juanda mengklaim rencana Muktamar Luar Biasa PKB sudah didukung oleh sekitar 113 DPC hingga 10 DPW. Meski demikian, ia tak meyebut secara rinci pengurus daerah mana saja yang mendukung muktamar tersebut.

"Ada di Jawa, kemudian Sumatera, Indonesia bagian Timur, Kita sudah membuat grup emang," katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Raja Ampat Papua, Sarudin menilai PKB di bawah kendali Cak Imin sudah melenceng dari AD/ART.

"Saya secara organisasi dan kader partai saya sangat mendukung. Alasan saya bahwa sudah melenceng dari AD/ART partai," kata Sarudin.

Sarudin merupakan Ketua DPC PKB periode 2017-2022 berdasarkan SK. Namun, pada Muscab baru-baru ini dicopot dari jabatannya berdasarkan rekomendasi dari DPP PKB.

CNNIndonesia.com sudah berupaya untuk mengubungi beberapa para pengurus DPP PKB seperti Waketum PKB Jazulil Fawaid, Hanif Dhakiri, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid hingga Ketua PKB Faisol Reza untuk meminta konfirmasi terkait kabar tersebut.

Namun, mereka belum merespons panggilan suara dan pesan singkat yang dikirim hingga berita ini diturunkan.

(rzr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK