UPDATE CORONA 15 APRIL 2021

Data Covid di RI: Positif Naik 6.177, Sembuh Tambah 6.362

CNN Indonesia | Kamis, 15/04/2021 16:12 WIB
Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 6.177, Kamis (15/4). Dengan demikian jumlah kumulatif sejak 2 Maret 2020 jadi 1.589.359 kasus. Petugas memasukkan bilah tes swab antigen Covid-19 ke dalam wadah khusus di kawasan jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan. Minggu (14/2/2021). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 6.177, Kamis (15/4). Dengan demikian jumlah kumulatif penularan Covid-19 sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 kini menjadi 1.589.359 orang.

Dari jumlah kumulatif tersebut sebanyak 1.438.254 sembuh (bertambah 6.362 orang) dan 43.073 meninggal (bertambah 167 jiwa).

Dengan demikian, kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini adalah 108.032 pasien, berkurang 352 dibandingkan sehari sebelumnya.


Itu adalah data yang dikumpulkan Satgas Penanganan Covid -19 hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Dari data tersebut, jumlah suspek di seluruh Indonesia per hari ini adalah 58.328 orang. Sementara spesimen yang diperiksa di laboratorium kesehatan seluruh Indonesia ada 74.583.

Sebelumnya pada Rabu lalu jumlah kumulatif kasus Covid-19 adalah 1.583.182 orang, bertambah 5.656 dari hari sebelumnya. Dari jumlah kumulatif tersebut, sebanyak 1.431.892 orang telah sembuh. Kemudian sebanyak 42.906 orang di antaranya telah meninggal dunia. 

Pemerintah masih terus berupaya menanggulangi pandemi virus corona di tanah air termasuk dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Program vaksinasi juga terus dijalankan. Saat ini tenaga kesehatan, lansia, serta petugas pelayanan publik juga mulai menerima suntikan vaksin.

Per data hari ini, di seluruh Indonesia sudah 10.596.373 orang mendapatkan suntikan vaksinasi, di mana 5.713.404 di antaranya sudah mendapatkan dosis kedua.

Untuk vaksinasi suntikan pertama, hari ini bertambah 118.867. Sementara dosis kedua hari ini bertambah 144.547 orang. Pemerintah sendiri untuk tahap penyuntikan yang sedang dijalani ini menargetkan vaksinasi pada 40.349.049 penduduk.

Terbaru, pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran Idulfitri tahun ini mulai 6-17 Mei 2021 demi mencegah lonjakan kasus baru virus corona. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan perjalanan keluar daerah sebelum dan sesudah tanggal tersebut.

Masyarakat yang boleh mudik ke kampung halaman hanya mereka yang memiliki kepentingan mendesak. Bepergian ke luar kota juga diperbolehkan jika berkaitan dengan distribusi logistik.

Larangan mudik ini berkaca pada lonjakan kasus akibat mobilitas tinggi pada masa libur Idulfitri tahun lalu yang mencapai 600 kasus per hari. Pemerintah pun melarang semua operasi moda transportasi selama 6-17 Mei.

(kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK