PKS Dorong Pemerintah Dukung Penuh Vaksin Buatan Dalam Negeri

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 02:23 WIB
PKS berharap Vaksin Nusantara dan Merah Putih bisa lekas digunakan agar tidak bergantung pada vaksin buatan luar negeri. Ilustrasi proses penelitian Vaksin Merah Putih (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kurniasih Mufidayati, meminta pemerintah mendukung pengembangan vaksin virus corona (Covid-19) buatan dalam negeri yaitu Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih.

Menurutnya, hal tersebut penting agar Indonesia tidak lagi bergantung pada vaksin buatan luar negeri.

"Kita dorong Vaksin Nusantara, Vaksin Merah Putih supaya di-endorse lagi biar lebih cepat, sehingga kita tidak tergantung dari luar negeri," kata Mufida kepada wartawan, Kamis (15/4).


Dia melanjutkan, peran pemerintah terhadap vaksin buatan dalam negeri sangat penting di tengah kelangkaan vaksin buatan luar negeri. Mufida memandang kehadiran vaksin lokal bisa menjadi solusi untuk menggantikan vaksin-vaksin impor, apalagi jika Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) menghentikan pengadaan dan distribusi vaksin secara tiba-tiba.

Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, mengatakan partainya mendukung semua pengembangan vaksin buatan dalam negeri. Menurutnya, hal paling penting ialah vaksin tersebut sudah melalui uji klinis.

Menurutnya, vaksin yang belum melalui uji klinis dan dinilai memiliki risiko harus dipertimbangkan lagi penggunaannya.

"Jadi sepanjang vaksin itu memang sudah melalui uji klinis yang memadai secara ini dan layak, saya sepakat justru harus diutamakan vaksin yang milik kita sendiri. Asal tadi persyaratannya sudah lolos uji klinis dan sebagainya, sudah clear lah itu," kata Syaikhu.

Diketahui, Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih belum mendapatkan izin edar (UEA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga saat ini.

Namun, sejumlah anggota dewan dan tokoh nasional telah diambil sampel darahnya untuk menerima Vaksin Nusantara sejak akhir pekan lalu.

Beberapa di antaranya adalah Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, eks Menkes Siti Fadilah Supari, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan sejumlah nama lainnya.

(mts/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK