Saksi Ungkap Ledakan PLTG Jakabaring Dipicu Korsleting Trafo

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 14:19 WIB
Saksi yang dimintai keterangan oleh kepolisian menyebut api ledakan bermula dari korsleting trafo yang sudah tidak aktif di gardu PLTG Jakabaring. Ilustrasi PLTG. Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menduga ledakan di salah satu gardu Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) 3x17 MW "compressed natural gas" (CNG) Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan berasal dari korsleting listrik. Hal itu berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi yang dimintai keterangan oleh polisi.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Irvan Prawira menerangkan bahwa titik api pertama kali terlihat dari trafo atau transformator pembangkit listrik yang sudah tak berfungsi.

"Api berasal dari korsleting di trafo yang sudah tidak aktif lagi," ucap Irvan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (16/4).


Kemudian, kata dia, api tersebut menyambar ke satu unit pembangkit listrik lain. Sehingga terjadi kebakaran di wilayah tersebut pada sekira pukul 05.30 WIB.

Menurutnya, trafo itu sudah tidak digunakan selama dua tahun terakhir.

Kepolisian telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. Saat ini, polisi akan memeriksa hasil dari olah TKP tersebut di Inafis Polrestabes Palembang.

"Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kerugian material belum bisa diperkirakan berapa yang dialami," Tambahnya lagi.

Atas kebakaran yang terjadi, General Manajer PLN Unit Induk Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (S2JB) Bambang Dwiyanto mengatakan bahwa PLN akan segera merelokasi PLTG CNG Jakabaring untuk meminimalisasi dampak dari ledakan tersebut.

Ia mengatakan hingga saat ini suplai listrik ke pelanggan PLN tetap terjaga meski waktu kejadian sempat dilakukan pemadaman.

Tim dari PLN saat ini sedang menginventarisasi dan mengidentifikasi kerusakan yang terjadi di PLTG Jakabaring untuk dilakukan perbaikan lebih lanjut.

(mjo/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK