Peluru Nyasar TB Simatupang Bukan dari Lapang Tembak Marinir

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 18:49 WIB
Polisi menduga peluru nyasar di Gedung Sovereign Plaza TB Simatupang bukan berasal dari lapangan tembak Marinir Cilandak karena arah & waktu kejadian tak sesuai Ilustrasi peluru nyasar. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menduga peluru nyasar yang menembus kaca lantai 8 Gedung Sovereign Plaza di TB Simatupang, Jakarta Selatan bukan berasal dari lapangan tembak Marinir Cilandak.

Sebab, kata Kapolsek Cilandak Kompol Iskandarsyah, jika dilihat dari titik tembakan tidak sesuai dengan lokasi lapangan tembak.

"Arah benda diduga peluru nyasar dari depan, sedangkan lapangan tembak marinir posisinya di samping," kata Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Jumat, (16/4).


Iskandarsyah juga menyebut bahwa peluru nyasar itu diduga terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Sedangkan, latihan tembak di lapangan tembak Marinir baru dimulai pukul 09.00 WIB.

"Kalau paginya belum ada latihan tembak, karena latihan tembak itu mulai pukul 09.00 WIB," ucap Iskandarsyah.

Iskandar menuturkan pihaknya masih menunggu hasil forensik untuk memastikan asal mula dari peluru tersebut.

"Nanti berdasarkan balistik dari sudut, kita ilmunya dari Labfor Mabes. Saat ini belum ada hasilnya, masih mereka buat laporan dulu," tutur Iskandarsyah.

Insiden peluru nyasar di Gedung Sovereign Plaza di TB Simatupang, Jakarta Selatan terjadi pada Kamis (15/4) pagi. Peluru itu menyebabkan kaca di lantai 8 gedung itu berlubang.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh pegawai office boy yang sedang membersihkan ruangan HGRA room di lantai 8. Saksi menemukan proyektil peluru di atas karpet dan dilaporkan ke Polsek Cilandak.

(dis/gil)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK