Satgas: Mobilitas Warga Jakarta Naik Seolah Covid-19 Hilang

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 17:58 WIB
Satgas Covid-19 mengatakan tingkat kepatuhan warga ibu kota terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga menurun dalam seminggu terakhir. Satgas Covid-19 menyatakan mobilitas warga DKI Jakarta melonjak seolah penyebaran virus corona telah hilang. Ilustrasi (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi mengatakan mobilitas warga DKI Jakarta meningkat dalam beberapa pekan terakhir seolah penyebaran virus corona sudah hilang.

"Dalam dua minggu terakhir, mobilitas penduduk (DKI Jakarta naik dengan sangat drastis seolah Covid-19 sudah tidak ada," kata Sonny dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID, Jumat (16/4).

Sonny menyebut tingkat kepatuhan warga ibu kota terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 menurun sepekan ini. Seperti persentase penggunaan masker yang awalnya sudah mencapai 85 persen lebih, kini berkurang menjadi 80-81 persen.


Dengan temuan itu, Sonny meminta pemerintah daerah memperbanyak sosialisasi terkait penguatan protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selain itu ia juga meminta pemerintah tetap memperkuat strategi tes, telusur, dan tindak lanjut (3T), sekaligus secara paralel melakukan program vaksinasi Covid-19 nasional.

Sonny mengingatkan masyarakat bahwa vaksin bukan senjata utama dalam memerangi pandemi virus corona. Ia meminta agar warga yang telah menerima vaksin Covid-19 dan negatif , tetap patuh pada 3M.

"Jadi kita harus paham bahwa pandemi belum berakhir dan tidak tahu kapan akan berakhir," ujarnya.

Lebih lanjut, Sonny mengatakan pihaknya telah melakukan langkah sosialisasi masif di awal Ramadan. Ia pun meminta dewan masjid memberikan ceramah agama terkait pentingnya mencegah penularan virus corona.

"Menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya kita menjaga kesehatan, mematuhi 3M, menghindari bahaya Covid-19 dan seterusnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa kasus positif virus corona di ibu kota kembali menunjukkan peningkatan dalam dua pekan terakhir. Padahal, sebelumnya kasus positif Covid-19 mulai melandai.

Oleh sebab itu, Widyastuti meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak terlena dengan jumlah kasus yang mulai melandai. Ia berharap masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19 tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

(khr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK