Moeldoko Respons Kabar Reshuffle: Yang Tahu Hanya Presiden

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 11:52 WIB
KSP Moeldoko menyebut isu reshuffle kabinet hanya diketahui oleh Presiden Joko Widodo. Ia mengaku tak tahu soal rencana itu. Kepala Staf Presiden Moeldoko. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko merespons isu yang menyebut Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kocok ulang atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Moeldoko mengatakan tak tahu-menahu soal rencana tersebut. Menurutnya, reshuffle hanya diketahui oleh Jokowi sebagai pemimpin kabinet.

"Yang tahu hanya presiden, sudah," kata Moeldoko saat ditemui di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Selasa (20/4).


Moeldoko enggan bicara banyak soal wacana reshuffle kabinet. Ia lebih banyak bungkam saat diwawancara cegat oleh belasan awak media.

Dia juga tak memberi komentar soal namanya masuk jajaran menteri terimbas reshuffle. Moeldoko kembali menyampaikan pernyataan normatif menjawab deretan pertanyaan wartawan.

"Jawabannya hanya satu: tentang reshuffle yang tahu hanya presiden, titik," ujar mantan Panglima TNI itu sembari bergegas menaiki mobil berpelat RI 19.

Sebelumnya, isu reshuffle kabinet kembali muncul setelah DPR merestui peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Investasi. Di saat yang sama, DPR juga menyetujui rencana pemerintah membentuk Kementerian Investasi.

Nama Moeldoko juga terseret dalam isu reshuffle kabinet kali ini. Pasalnya, ia terlibat dalam upaya pengambilalihan Partai Demokrat lewat kongres luar biasa di Sumatera Utara.

Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin sempat menyebut rencana Jokowi melakukan reshuffle. Dia menyebut kemungkinan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia akan ditunjuk sebagai Menteri Investasi.

Ngabalin sempat mengklaim reshuffle kabinet akan dilakukan pekan lalu. Namun, klaim itu tak terwujud meski sudah berganti pekan.

(dhf/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK