DPR Imbau Umat Islam Tak Terprovokasi Jozeph Paul Zhang

CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 02:22 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Sahroni mendukung langkah Bareskrim yang telah menetapkan Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka Jozeph Paul Zhang yang mengaku sebagai nabi ke-26 dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka penoda agama. (Tangkapan layar youtube Jozeph Paul Zhang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengimbau umat Islam tetap tenang dan tidak terpancing dengan provokasi Jozeph Paul Zhang yang mengaku sebagai nabi ke-26.

"Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, jangan terpancing oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan konflik antaragama," kata Sahroni kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/4).

Sahroni mendukung langkah Bareskrim Polri yang telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Jozeph. Menurutnya, langkah cepat kepolisian dalam menentukan status Jozeph ini dapat meredam gejolak di masyarakat.


"Ini merupakan langkah positif demi meredam keresahan di masyarakat yang terganggu dengan konten-konten yang dia buat," ujarnya.

Bareskrim telah menetapkan Jozeph sebagai tersangka karena telah menyebarkan video berbau kebencian atau permusuhan di media sosial. Dalam rekaman video, Jozeph menyatakan diri sebagai nabi ke-26.

Masih rekaman video yang sama, Jozeph beberapa kali mengeluarkan kalimat yang dianggap mengolok-olok agama Islam. Dia juga menantang siapa saja yang berani melaporkannya ke kepolisian terkait penistaan agama atas pernyataannya yang mengaku sebagai nabi ke-26.

Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto mengatakan Jozeph kini menjadi buron lantaran berada di luar negeri.

"Alat bukti sudah cukup, penyidikan sudah dilakukan. Pelaku jelas, kalau sedang di LN (Luar Negeri), kami terbitkan daftar pencarian orang," kata Agus saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (20/4).

Bareskrim telah berkoordinasi dengan Interpol agar mengeluarkan red notice untuk Jozeph yang telah menjadi DPO.

(mts/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK