DPR Ingatkan Polisi Bahaya Pembiaran Kasus Rasial ke Pigai

CNN Indonesia | Selasa, 26/01/2021 13:58 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengingatkan aksi rasial Ambroncius kepada Pigai berpotensi memunculkan konflik perpecahan di tengah masyarakat. Natalius Pigai. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Partai NasDem Ahmad Sahroni mengecam pernyataan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin), Ambroncius Nababan, yang diduga bernada rasisme terhadap mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai.

Menurutnya, aparat kepolisian harus segera menindak tegas Ambroncius. Pasalnya, menurutnya, pernyataan Ambroncius itu berpotensi memunculkan konflik perpecahan di tengah masyarakat.

"Sikap rasisme seperti ini tidak bisa ditolerir lagi, polisi harus menindak tegas siapapun pelakunya, apapun jabatannya. Pokoknya tidak boleh pandang bulu, karena kalau hal seperti ini terus dibiarkan dapat menimbulkan kembali konflik perpecahan," kata Sahroni kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/1).


Ia menilai, pernyataan Ambroncius yang diduga bernada rasisme ke Pigai itu telah mencederai nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal ika. Menurutnya, ujaran atau ungkapan seperti yang dilakukan Ambroncius ke Pigai sepatutnya terjadi di negara heterogen seperti Indonesia.

"Perilaku Ambroncius ini jelas telah mencederai nilai pancasila dan keberagaman yang ada di NKRI," ucap Sahroni.

Sebelumnya, Ambroncius telah meminta maaf kepada kepada Pigai dan masyarakat Papua terkait dugaan tindak rasisme yang telah ia lakukan.

"Saya memohon maaf kepada Saudara Natalius Pigai dan masyarakat Papua. Mungkin ada yang tersinggung dan menganggap saya menghina masyarakat luas, apalagi melakukan rasis," ujar Ambroncius dalam video yang diunggah di akun Youtube Widjaja Tjahjadi, Senin (25/1).

Ia mengaku tidak mungkin melakukan tindakan rasialisme terhadap masyarakat Papua karena sudah diadati di Papua lewat acara lompat piring dan bakar batu. Dia menyebut ujaran itu hanya ditujukan kepada Pigai, bukan kepada masyarakat Papua secara menyeluruh.

"Tidak mungkin saya melukai hati masyarakat Papua yang sangat saya cintai ini. Ini hanya terhadap Saudara NP [Natalius Pigai], yang ketepatan dia anak Papua juga. Ini benar-benar ditujukan kepada Saudara NP tersebut, bukan kepada masyarakat Papua secara keseluruhan," katanya.

Ambroncius menyatakan bahwa permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Papua ini benar-benar disampaikan secara tulus.

(mts/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK