Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona (covid-19) telah menjangkit Indonesia selama 14 bulan. Tercatat, 1,6 juta warga terpapar wabah global ini hingga menyebabkan angka kematian mencapai 43 ribu jiwa.
Dalam rentang waktu itu, tercatat beberapa kali lonjakan kasus yang terjadi setelah libur panjang. Dengan temuan itu, pemerintah lantas menilai bahwa mobilitas warga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya sebaran kasus covid-19 di tanah air.
Tidak ingin mengulangi kondisi serupa, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran Idulfitri 1442 H yang berlangsung dalam periode 6-17 Mei mendatang. Kendati demikian, pemerintah menyadari masih saja ada warga yang 'nakal' tetap mudik ke kampung halaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di tengah situasi krisis kesehatan ini, pemerintah juga menggenjot program vaksinasi yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Salah satu upaya itu dilakukan guna mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus.
Kemenkes menargetkan sebanyak 181.554.465 warga Indonesia akan mendapat vaksin covid-19 yang terbagi menjadi empat tahapan. Namun demikian, program vaksinasi ini terkendala oleh ketersediaan alias stok vaksin covid-19.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
10 Juta Orang Diprediksi Tetap Mudik Meski Dilarang
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memprediksi masih ada sekitar 10 juta penduduk yang nekat mudik lebaran meski telah dilarang pemerintah.
Potensi 10 juta pemudik di lebaran 2021 ini didapat Muhadjir melalui hitung-hitungan pengamatan aktivitas mudik yang juga dilarang pada 2020. Kala itu kata dia, 13 persen warga dari total pemudik pada hari-hari lebaran tanpa larangan, tetap ngotot mudik meski telah dilarang pemerintah.
Vaksinasi Libur di Idul Fitri
Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut pelaksanaan atau operasional program vaksinasi Covid-19 saat hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah mendatang akan diliburkan sementara.
Namun demikian Nadia memastikan pelaksanaan vaksinasi sekaligus para vaksinator akan kembali bekerja normal setelahnya. Nadia juga mengatakan pihaknya belum bisa memastikan berapa hari program vaksinasi itu akan diliburkan.
Ia menyebut kemungkinan penghentian operasional vaksinasi hanya terlaksana dalam dua atau tiga hari yakni 12 Mei saat cuti bersama, dilanjutkan 13-14 Mei pada hari lebaran. Penetapan tanggal itu sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 642 Tahun 2021.
DKI Berlakukan Jam Malam di RT Zona Merah
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan jam malam hingga pukul 20.00 WIB di RT yang menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga 3 Mei 2021 mendatang.
Aturan tersebut tercantum dalam Instruksi Gubernur Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Masa PPKM Mikro di tingkat Rukun Tetangga. Dalam beleid tersebut menyatakan, RT yang masuk kriteria zona merah harus melakukan sejumlah skenario pengendalian, termasuk menerapkan jam malam.
Adapun, kriteria zona merah yakni, apabila dalam satu RT terdapat lebih dari lima rumah dengan kasus positif Covid-19 selama tujuh hari terakhir.
Satgas Sebut Pemudik Secara Tak Langsung Bunuh Orang Tua
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut warga yang masih 'nakal' pulang ke kampung halaman alias mudik lebaran Idulfitri 1442 H di tengah pandemi virus corona, secara tak langsung sama saja dengan membunuh orang tua di kampung.
Perumpamaan itu lantaran Doni menilai risiko penularan virus corona di perjalanan masih berisiko tinggi. Selain itu, setiap libur panjang juga menjadi catatan buruk meningkatnya sebaran kasus covid-19 di Indonesia
Polisi Siapkan Sanksi Larangan Mudik
Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah sanksi bagi warga yang nekat mudik Lebaran selama selama masa larangan mudik yakni 6-17 Mei 2021.
"Kalau itu ada pelanggaran-pelanggaran yang lain akan ditindak sesuai UU yang ada aturan yang berlaku," kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (21/4).
Sejumlah UU itu mulai dari UU Lalu Lintas, pelanggaran protokol kesehatan, hingga pemalsuan surat. Menurut Rudy, sanksi atau denda yang dijatuhkan bakal menyesuaikan peraturan daerah, terutama terkait pelanggaran protokol kesehatan.
Standar Prokes Bandara RI Tak Berubah
Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan protokol perjalanan Internasional di bandara tidak berubah meskipun terjadi mutasi virus corona hingga lonjakan kasus yang terjadi di India beberapa pekan terakhir.
Protokol itu masih berpedoman pada Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Lima Daerah di Jatim Angka Kematiannya di Atas 10 Persen
Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Pemerintah Provinsi Jatim per Selasa (20/5) mencatat lima kabupaten/kota di Jatim memiliki persentase angka kematian lebih dari 10 persen. Artinya, 1 dari 10 pasien yang terpapar covid-19 meninggal di lima daerah itu.
Rinciannya, kabupaten Tuban dengan persentase kematian covid-19 sebesar 11,04 persen. Kemudian Kota Pasuruan 11,04 persen, kabupaten Jombang 10,78 persen, kota Kediri 10,68 persen, dan kabupaten Blitar 10,18 persen.
Sementara masih ada dua kabupaten/kota yang persentase kematian covid-19 berada di angka kematian nasional adalah kabupaten Tulungagung dengan persentase kematian 2,2 persen, serta kabupaten Pacitan dengan persentase kematian 2,3 persen.
Bio Farma Sudah Produksi 35 Juta Dosis Vaksin Sinovac
PT Bio Farma (Persero) telah memproduksi 35 juta dosis vaksin dari bahan baku (bulk) vaksin Sinovac. Dari jumlah tersebut, perusahaan sudah mendistribusikan sebanyak 20 juta dosis vaksin corona ke seluruh Indonesia.
Secara total, perusahaan farmasi pelat merah itu telah menerima 59,5 juta dosis bulk vaksin covid-19 dari Sinovac. Jumlah itu mewakili sepertiga dari total komitmen perusahaan farmasi asal China itu yakni 140 juta dosis tahun ini. Sinovac juga masih memiliki komitmen pengiriman 120 juta dosis bulk vaksin di tahun berikutnya.
Satgas Duga Meningkatnya Covid RI Akibat Euforia Vaksin
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menduga peningkatan sebanyak 14,1 persen kasus virus corona di Indonesia dalam periode 12-18 April 2021 terjadi lantaran euforia vaksinasi di tengah masyarakat.
Wiku juga menyebut akar peningkatan itu terjadi akibat merosotnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
 Infografis Daftar 55 RW Rawan Corona di Jakarta. (CNNIndonesia/Basith Subastian) |
Kemenkes 'Door to Door' Genjot Vaksinasi Lansia
Kementerian Kesehatan (menempuh strategi 'door to door' melalui RT/RW setempat guna menggenjot program vaksinasi Covid-19 nasional yang menyasar warga lanjut usia (lansia) di Indonesia. Pasalnya, penyuntikan vaksin ke kelompok lansia masih tergolong rendah dan berjalan lamban.
Padahal lansia merupakan salah satu kelompok yang rentan terinfeksi virus corona serta menyumbang angka kematian Covid-19 yang cukup tinggi di Tanah Air. Karena itu pula pemerintah menargetkan 21.553.118 lansia rampung menerima suntikan vaksin pada tahun ini.
Suntikan Dosis 1 Vaksin Capai 11 Juta Orang
Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 11.161.024 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona per Rabu (21/4) Pukul 09.00 WIB. Sementara 6.196.376 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Saat ini program vaksinasi telah memasuki tahapan kedua yang menyasar sebanyak 17,3 juta petugas pelayanan publik dan 21,5 juta lansia. Program vaksinasi nasional sendiri telah berjalan sejak 13 Januari lalu, dan ditargetkan akan rampung pada Desember 2021 hingga Maret 2022.
Data Covid-19 RI 21 April 2021
Data harian yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari ini Rabu (21/4) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 5.720 orang pada hari ini.
Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 7.314 kasus, dan kasus meninggal 230 kasus baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 1.620.529 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 1.475.456 orang dinyatakan pulih. Sementara 44.007 lainnya meninggal dunia.