Grup Pengantar Jenazah Terobos dan Pukul Petugas Tol Makassar

CNN Indonesia | Senin, 26/04/2021 15:20 WIB
Peristiwa rombongan pengantar jenazah menerobos tol, melakukan perusakan, dan memukul petugas itu terjadi pada Jumat pekan lalu. Ilustrasi pemukulan. (Istockphoto/deepblue4you)
Makassar, CNN Indonesia --

Sebuah rekaman video memperlihatkan rombongan pengantar jenazah menerobos hingga merusak fasilitas Jalan Tol Reformasi Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Akibat kejadian itu pihak kepolisian pun segera terjun untuk melakukan penyelidikan.

Diketahui, kejadian perusakan itu terjadi ketika petugas penjaga tol berusaha menghalau rombongan pengantar jenazah. Adu argumentasi pun terjadi antara petugas dan rombongan pengantar jenazah. Ujungnya, terjadilah perusakan fasilitas tol yang ada di lokasi tersebut.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Santoe menjelaskan bahwa iring-iringan pengantar jenazah ini masuk melalui pintu tol Jalan Cambayya dan tembus di pintu tol Tamalanrea


"Kejadiannya ini terjadi pada hari Jumat (23/4) lalu, setelah Salat Jumat. Mereka di Cambayya dibukakan pintu tol, tapi setelah berada di pintu tol Tamalanrea, tidak dibukakan pintu, karena di situ berbayar sehingga petugas tol pun memberikan penjelasan. Lalu salah seorang membuka paksa pintu tol dan saat itu juga terjadi pemukulan," ujar Frans, Senin (26/4).

Saat ini, kata Frans, pihaknya sementara melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku penganiayaan terhadap petugas tol saat rombongan pengantar jenazah tersebut menerobos pintu tol.

"Ada satu korbannya dari petugas jaga tol dan dia sudah melapor ke Polrestabes Makassar, sudah visum dan ini akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Menurut Dirlantas pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak masuk ke dalam jalur tol dengan mengendarai roda dua.

"Kalau pun mengantar jenazah, mobilnya masuk lewat tol tapi gunakan sepeda motor tunggu di pinggir tol. Kita juga sudah imbau warga kalau ada jenazah silahkan laporkan ke polsek untuk dikawal. Jadi mengawal jenazah dengan kendaraan secara preman," imbuhnya.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK