Polda Banten Selidiki Pria Mengaku Polisi Ancam Tembak Warga

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 13:17 WIB
Polda Banten menyelidiki video viral di media sosial yang menunjukkan seorang pria mengaku polisi mengacungkan pistol di SPBU. Ilustrasi. (Istock/sandsun)
Lebak, CNN Indonesia --

Polda Banten menyelidiki pria mengaku anggota polisi yang viral di media sosial. 

Dalam video rekaman CCTV yang viral di media sosial itu, terlihat seorang sopir turun dari kendaraannya dan menganiaya orang. Dia mengaku anggota polisi dari Polda Banten. Bahkan, sopir itu mengancam akan menembak korban penganiayaan.

Lokasi penganiayaan yang terekam CCTV berada di sebuah SPBU yang berada di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.


"Polda Banten sedang menyelidiki video viral di salah satu SPBU di wilayah Lebak. Polisi pasti memburu dan menindak tegas jika anggotanya yang arogan, apalagi cuma mengaku-aku anggota Polri sambil mengeluarkan ancam," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardy, Rabu (5/5).

Berdasarkan informasi sementara yang dikumpulkan polisi, peristiwa penganiayaan dan ancaman penembakan terhadap warga sipil terjadi pada Senin (3/5), sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Edy, plat nomor mobil yang terekam CCTV tidak terdaftar dalam register kendaraan bermotor. Diduga, plat nomor itu palsu.

"Propam sudah turun melakukan penyelidikan, namun hingga kini tak menemukan siapa si pengancam tersebut, mengingat nopol B 2841 WAC mobil yang terekam di CCTV SPBU ternyata tak ditemukan dalam sistem data kendaraan bermotor," terangnya.

Edy memperkirakan sebelum pengendara mobil dan motor ribut di SPBU Cibadak, keduanya diduga sempat terlibat cekcok.

"Kejadian melontarkan ancaman oleh seorang pengemudi mobil kepada pengendara motor yang terekam di CCTV SPBU dan beredar viral, diduga sudah didahului keributan antar keduanya di jalan sebelum memasuki SPBU," ujarnya.

(yan/ugo)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK