Update Covid 6 Mei: Positif 1,69 juta, Kasus Aktif 98.277

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 17:28 WIB
Kasus positif virus corona (Covid-19) pada hari ini, Kamis (6/5) bertambah 5.647 dari satu hari sebelumnya. Calon penumpang kereta api jarak jauh mengikuti pemeriksaan sampel napas GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2021). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus positif virus corona (Covid-19) pada hari ini, Kamis (6/5) bertambah 5.647 dari satu hari sebelumnya.

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.697.305 sejak kasus pertama diungkap pada 2 Maret 2020 silam.

Dari akumulasi positif tersebut sebanyak 1.552.532 di antaranya sembuh (bertambah 60) dan 46.496 meninggal (bertambah 147).


Dengan demikian, kasus aktif Covid-19 di Indonesia pada hari ini hingga per 12.00 WIB adalah 98.277 orang, atau bertambah 60 dari sehari sebelumnya.

Sementara itu, jumlah spesimen yang diperiksa di laboratorium kesehatan se-Indonesia hari ini mencapai 76.273, sementara itu jumlah suspek per hari ini ada 77.775 orang.

Sehari sebelumnya, Rabu (5/5), jumlah akumulasi positif Covid-19 di Indonesia adalah 1.691.658. Sebanyak 1.547.092 di antaranya telah sembuh dan 46.349 meninggal dunia.

Sejauh ini, pemerintah pusat dan daerah masih terus berupaya menanggulangi pandemi virus corona dan dampaknya. Berbagai kebijakan telah diterapkan. Mulai dari pembatasan kegiatan masyarakat, larangan mudik lebaran, program vaksinasi, hingga pemberian stimulus kepada warga serta pelaku usaha yang ekonominya terdampak.

Mengenai vaksinasi, pemerintah terus berupaya agar masyarakat berperan dan mau diberi suntikan vaksin. Program vaksinasi ditujukan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Targetnya, 188 juta penduduk memperoleh suntikan vaksin.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 per hari ini telah ada 12.995.710 orang yang mendapatkan vaksinasi, di mana sebanyak 8.317.944 di antaranya telah komplet mendapatkan dua dosis vaksin corona.

Di tengah penanggulangan Covid itu, ada pula risiko klaster penularan perjalanan mudik. Pemerintah pusat sendiri telah memutuskan kebijakan pelarangan mudik 6-17 Mei 2021. Meskipun demikian, sudah banyak warga yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman sebelum larangan mudik itu berlaku.

(kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK