BMKG Prediksi Hujan Lebat saat Malam Takbiran Sejumlah Daerah

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 05:55 WIB
BMKG memprediksi hujan lebat mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada H-1 Hari Raya Idulfitri 1442 H atau saat malam takbiran. Ilustrasi. (Istockphoto/Yury Karamanenko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada H-1 Hari Raya Idulfitri 1442 H atau saat malam takbiran.

Deputi bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan bahwa setidaknya terdapat empat wilayah yang menunjukkan indikator merah dalam penilaian BMKG.

"Di sini di Bengkulu, sekitar Padang kemudian juga di Kalimantan Utara, kemudian di Sulawesi Barat, kemudian Sulawesi Selatan bagian Utara," kata Guswanto dalam konferensi pers, Senin (10/5).


Selain itu, berdasarkan hasil analisis BMKG, potensi hujan lebat hingga sedang mulai akan terlihat pada 10-12 Mei.

Beberapa wilayah yang terdampak, seperti Aceh, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Ada pula Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

"Kondisi atmosfer yang masih labil pada skala lokal juga mampu meningkatkan potensi konvektif kuat yang menyebabkan pembentukan awan hujan menjadi lebih intensif di beberapa wilayah Indonesia," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Dia menjelaskan, atmosfer-laut dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia. Selain itu, terdapat juga fenomena gelombang Ekuatorial lainnya, seperti gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial.

Teramati juga pola sirkulasi siklonik di wilayah Indonesia, yaitu di Laut Sulu dan Papua Barat yang dapat membentuk pertemuan dan perlambatan kecepatan angin. Hal itu yang kemudian membuat curah hujan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, kata dia, masih ada sejumlah wilayah yang juga kemungkinan bakal diterpa cuaca ekstrem pada masa tersebut, termasuk di wilayah Banten.

(mjo/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK