Provokasi Pemudik Lawan Petugas Penyekatan, 2 Orang Ditahan

CNN Indonesia | Rabu, 12/05/2021 01:10 WIB
Polres Kabupaten Karawang menahan dua orang yang memprovokasi pemudik untuk melawan petugas di pos penyekatan mudik di Tanjungpura pada Selasa (11/5). Ilustrasi. (Antara Foto/Muhamad Ibnu Chazar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polres Kabupaten Karawang menahan dua orang yang memprovokasi pemudik untuk melawan petugas di pos penyekatan mudik di Tanjungpura pada Selasa (11/5).

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana, mengatakan bahwa salah satu orang yang ditahan itu merupakan warga setempat.

Warga itu memprovokasi para pemudik bersepeda motor yang sempat berhenti sebelum memasuki Pos Penyekatan Tanjungpura karena khawatir diputar arah oleh petugas.


Menurut Oliestha, orang itu meminta uang kepada pemudik sebesar Rp10 ribu sebagai imbalan untuk membantu mereka melawan arus dan menerobos posko penyakatan.

"Orang itu juga teriak-teriak agar pemudik menyerang petugas. Saat akan diamankan oleh petugas berpakaian preman, orang itu menendang petugas sambil terus memprovokasi pemudik," kata Oliestha seperti dikutip kantor berita Antara.

Namun, tak ada pemudik yang terprovokasi. Suasana pun kembali kondusif setelah orang itu dibawa ke pos penjagaan untuk diperiksa.

Selain warga tersebut, Polres Karawang juga menahan seorang pemudik yang menjadi provokator di pos penyekatan itu.

"Dia mengarahkan pemudik untuk melawan arus," ucap Oliestha.

[Gambas:Video CNN]

Oliestha mengatakan bahwa petugas sudah melihat gelagat mencurigakan dari pemudik itu sebelum menahannya.

Salah satu gelagat mencurigakan itu adalah mata pemudik tak fokus. Polisi pun meminta pria itu untuk mengikuti tes urine.

Dari tes urine itu, diketahui bahwa pemudik yang hendak ke Purwakarta itu positif menggunakan narkotika.

(Antara/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK