Jatim Diterpa Hoaks Ledakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

CNN Indonesia | Jumat, 14/05/2021 20:23 WIB
Pemprov Jawa Timur memastikan kabar ledakan kasus Covid-19 di Jawa Timur merupakan informasi hoaks. Ilustrasi mural virus corona Covid-19. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Surabaya, CNN Indonesia --

Sehari pasca-Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, masyarakat diterpa kabar yang menyebut bahwa telah terjadi ledakan kasus Covid-19 di Jawa Timur. Pertambahan kasus mencapai ratusan hingga belasan ribu pasien.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur (Jatim), Benny Sampirwanto memastikan kabar ledakan kasus Covid-19 di Jatim itu adalah hoaks

"Faktanya, tidak ada keterangan resmi dari kementerian kesehatan soal perkiraan ledakan kasus. Jumlah kasus dalam pesan yang beredar tersebut cenderung menyesatkan," kata Benny, dikonfirmasi, Jumat (14/5).


Benny mengatakan informasi hoaks itu juga berbeda dari jumlah data yang dirilis di Satgas Penanganan Covid-19 Jatim setiap harinya.

Data yang resmi dirilis menyebutkan dengan detail jumlah kumulatif, yakni terdiri dari kasus positif, kasus meninggal dunia dan kasus sembuh.

"Tidak sama dengan data kasus yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Jatim," ucapnya.

Ia mengatakan pesan menyesatkan sejenis juga beredar di beberapa daerah dengan narasi yang mirip. Misalnya beredar di Provinsi Jateng dan Kota Serang, Provinsi Banten.

Kendati demikian, ia meminta masyarakat dengan ketat menerapkan protokol kesehatan. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan.

"Serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," kata dia.

(frd/gil)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK