Anies Larang Ziarah Kubur, Fadli Zon Minta Mal Juga Ditutup

CNN Indonesia | Sabtu, 15/05/2021 05:50 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra menyinggung Gubernur DKI Anies Baswedan agar menutup saja mal. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Fadli Zon (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Fadli Zon meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup mal-mal di Jakarta. Pernyataan itu menyusul kebijakan Anies menutup tempat pemakaman umum (TPU) dan melarang warga berziarah kubur selama libur Idulfitri.

Fadli mempertanyakan alasan Anies melarang warga ziarah kubur. Dia menyinggung soal keadilan dalam kebijakan itu.

"P ⁦@aniesbaswedan⁩ , sebaiknya mal ditutup saja klu ziarah di TPU pun tak dibuka. Ini mengganggu rasa keadilan," ucap Fadli lewat akun Twitter @fadlizon, Jumat (14/5).


Fadli membagikan berita soal cekcok warga dan petugas di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Warga protes keras karena dilarang mengunjungi makam keluarganya.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu bertanya ke Anies soal potensi penularan Covid-19 saat berziarah. Menurutnya, potensi penularan lebih tinggi di mal.

"Mal di ruang tertutup ber AC, TPU di ruang terbuka. Lebih bahaya mana?" cuit pria yang kini terpilih jadi Anggota DPR dari Dapil Jawa Barat V tersebut.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga melakukan ziarah kubur ke pemakaman selama libur Lebaran Idulfitri. Larangan diterapkan pada 12-16 Mei.

Anies berkata larangan yang sama juga diterapkan di seluruh makam di Jabodetabek. Warga baru boleh mengunjungi makam mulai Senin (17/5).

"Sampai dengan hari Minggu tanggal 16 Mei, sesudah itu tempat ziarah kubur dibuka," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, dilansir Antara, Jumat (14/5).

(dhf/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK