142 Ribu Warga Rentan Ibu Kota Disuntik Vaksin AstraZeneca

CNN Indonesia | Selasa, 18/05/2021 20:49 WIB
Sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mulai menyuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca sejak 5 Mei lalu. Sebanyak 142 ribu masyarakat rentan di DKI Jakarta telah menerima suntikan vaksin AstraZeneca sejak 5 Mei lalu. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta telah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap 142 ribu masyarakat rentan sejak 5 Mei lalu. Program vaksinasi itu sekaligus sebagai percontohan program vaksinasi nasional tahapan ketiga.

Sasaran vaksinasi tahap ketiga adalah masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi dengan target total sebanyak 63,9 juta orang se-Indonesia.

"Untuk kelompok rentan itu kami sudah memulai dan sudah dilakukan vaksinasi sejak 5 Mei sampai sekarang sekitar 142 ribu orang," kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID, Selasa (18/5).


Ngabila mengatakan sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan pihaknya mulai menyuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca sejak 5 Mei. Pemberian vaksin AstraZeneca ini menyasar usia 18 tahun ke atas di RW-RW kumuh yang ada di Jakarta.

Pemberian vaksin AstraZeneca itu juga didasari Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukiman dalam Rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu.

"DKI diminta melakukan vaksinasi pada masyarakat rentan, terutama di kawasan kumuh," ujarnya.

Ngabila menjelaskan pemetaan kriteria sasaran vaksinasi tahap tiga di DKI. Pertama, yakni 445 warga di RW kumuh ibu kota, kedua RW yang menjadi transmisi lokal dari mutasi atau varian baru virus corona, terakhir yang ketiga RT/RW yang masuk dalam kategori zonasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Menurutnya, strategi pemetaan itu juga belajar dari negara-negara lain yang tengah menggenjot program vaksinasi. India yang juga memiliki kemiripan karakteristik aspek geospasial dengan Indonesia juga menjadi pertimbangan Pemprov DKI.

"Dan alhamdulillah penerimaan di tiga lokasi masyarakat tersebut sangat baik dan bisa berjalan dengan lancar," katanya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan masyarakat miskin, kelompok disabilitas, hingga Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masuk dalam prioritas sasaran program vaksinasi nasional tahap ketiga.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut pada tahapan tiga ini pemerintah menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi sebanyak 63,9 juta orang.

"Kita dahulukan, termasuk kelompok disabilitas, ODGJ, ini masuk kelompok rentan dan kita dahulukan dulu pada proses vaksinasi ini," kata Nadia dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID, Selasa (18/5).

(khr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK