Mahfud MD: 92 Persen Partisipasi Pilkada Bukti Papua Pro-NKRI

CNN Indonesia
Selasa, 25 Mei 2021 20:12 WIB
Mahfud MD menyebut urusan pemerintah saat ini hanya menghadapi sekelompok kecil orang Papua yang minta merdeka dari NKRI. Menko Polhukam Mahfud MD. (Rusman-Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menko Polhukam Mahfud MD mengklaim hanya ada segelintir warga Papua yang menginginkan kemerdekaan. Lebih dari itu, kata dia, 92 persen warga Papua justru pro terhadap NKRI.

Angka itu kata Mahfud bisa dibuktikan dari warga yang memang mengikuti Pemilu pada 2019. Sekitar 92 persen warga Papua mengikuti Pemilu yang berarti menurut Mahfud mereka peduli dan pro-NKRI.

"92 persen warga Papua itu pro-NKRI, hitungnya gini, yang ikut Pemilu sejumlah itu. Artinya ikut NKRI kan. Nah dari 92 persen warga ini, 93 persennya memilih Pak Jokowi, sisanya baru memilih Pak Prabowo," kata Mahfud saat menggelar Rapat Kerja dengan DPD RI, Selasa (25/5).

Memang kata Mahfud di Papua ini masih ada kelompok separatis yang kerap melakukan tindak kekerasan. Mereka tak bisa diajak berdialog sebab dalam pikiran mereka hanya ada satu tujuan yakni ingin merdeka.

"Masih ada juga memang kelompok separatis yang pikirannya itu pokoknya merdeka. Ini sedikit sekali," kata Mahfud.

"Jadi urusan itu memang kita hanya hadapi sekelompok kecil orang yang mintanya merdeka," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Mahfud menyebut semua kebijakan yang diambil pemerintah dalam penanganan Papua tak pernah tak mendengarkan warga atau masyarakat Papua. Semua kebijakan pun diambil dari rekomendasi-rekomendasi yang memang diajukan berbagai pihak.

Diakui Mahfud hingga saat ini pemerintah memang belum seratus persen berhasil menangani Papua. Apalagi kata dia, persoalan di Papua sendiri tergolong banyak.

Namun Mahfud memastikan setiap kebijakan yang diambil merupakan hasil dialog dan diskusi pemerintah dengan berbagai tokoh masyarakat yang bersinggungan dengan Papua.

"Kita dengan DPR, dengan masyarakat Papua berdialog, lalu muncul kebijakan terkait penanganan Papua," kata dia.

(tst/ain)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER