Demokrat soal Duet AHY-RK di Pilpres 2024: Masih Panjang

CNN Indonesia | Senin, 07/06/2021 11:31 WIB
Politikus Demokrat Andi Arief menilai pertemuan AHY dengan RK merupakan penolakan halus terhadap ide presiden tiga periode yang diusulkan PDIP. Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief. (Dok.Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief mengatakan tahapan untuk menduetkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (Emil), di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih panjang.

Menurutnya, pertemuan AHY dengan Emil di Bandung, Jabar pada Jumat pekan lalu ialah untuk mengucapkan terima kasih karena Emil telah memberikan dukungan saat pihaknya melawan kubu penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat pimpinan Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

"AHY bertemu Kang Emil mengucapkan terima kasih atas dukungan Kang Emil saat melawan kubu KLB Pak Moeldoko. Apakah Tuhan akan menakdirkan nanti dalam Pilpres 2024, tentu masih panjang tahapnya," kata Andi kepada wartawan, Senin (7/6).


Dia menjelaskan, pertemuan dan komunikasi yang dijalin sejumlah pemimpin parpol dalam beberapa waktu terakhir merupakan hal yang bagus.

Namun, di sisi lain, menurutnya, langkah itu telah memunculkan reaksi seperti percepatan pilpres oleh para tokoh dan pimpinan partai melalui beragam pertemuan.

Andi menilai, hal ini merupakan sebuah penolakan yang halus terhadap ide tiga periode yang digagas oleh PDIP.

"Ini penolakan halus terhadap ide tiga periode Jokowi yang digagas PDIP," tutur Andi.

AHY dan Emil berboncengan di Bandung, Jumat (4/6). Momen itu diketahui lewat unggahan AHY di media sosial Twitter, @AgusYudhoyono.

AHY membagikan foto-foto saat menemui Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, di Bandung. Keduanya berkendara satu motor dalam foto tersebut.

"Di Bandung, bukan dibonceng Dilan, tapi dibonceng Kang @ridwankamil," tulis AHY, Jumat (4/6).

AHY dan Emil tampak mengenakan pakaian santai. Ketua Umum Partai Demokrat itu memakai kemeja lengan panjang, sedangkan Ridwan Kamil mengenakan kemeja denim.

Keduanya berkeliling Kota Bandung sambil berboncengan. AHY menjemput Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, kediaman dari Gubernur Jawa Barat.

Pertemuan kedua tokoh itu pun mulai dikaitkan sejumlah kalangan terkait kemungkinan menjadi pasangan capres-cawapres di Pemilu 2024.

AHY dan Emil kerap masuk dalam jajaran bakal kandidat presiden 2024. Nama mereka biasanya berjajar dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Pemilu 2024 diputuskan akan digelar pada bulan Februari. AHY saat ini adalah Ketua Umum Partai Demokrat. Jika ingin maju, ia harus mendapat dukungan dari partai lain untuk bisa memenuhi ambang batas pencalonan.

Sementara Ridwan Kamil bukan kader partai. Sebelum menjadi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil adalah Wali Kota Bandung.

(mts/ugo)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK