Jokowi dan Ridwan Kamil Tinjau Vaksinasi di RSUI Depok

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 11:18 WIB
Presiden Jokowi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok. Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Bandung, 2017. Keduanya kini meninjau vaksinasi di Depok. (Foto: ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, dengan didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Saat memasuki lokasi vaksinasi, Jokowi memantau penyuntikan sejumlah orang. Ia juga menyempatkan diri untuk mengobrol dengan para penerima vaksin.

Ridwan Kamil sempat mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan momen Jokowi berbincang dengan para peserta vaksin. Setelah peninjauan, keduanya sempat berbincang sebentar. Setelah itu, Jokowi menyapa awak media.


Jokowi menyampaikan vaksinasi di RSUI Depok diikuti sekitar 500 orang peserta. Lansia dan pelayan publik jadi prioritas dalam vaksinasi tersebut.

"Para pendidik, lansia, dan juga pelayan publik. Tadi juga saya melihat langsung pelaksanaan vaksinasi drive thru untuk para pengemudi ojek, selain roda dua juga roda empat," kata Jokowi disiarkan langsung kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (9/6).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memantau vaksinasi Covid-19 di Tangerang dan Bandung. Ia melihat proses penyuntikan vaksin dari siaran langsung yang ditayangkan sebuah layar di RSUI Depok.

Jokowi berharap vaksinasi Covid-19 di RSUI Depok bisa ditiru daerah lain. Ia berharap vaksinasi massal bisa segera dituntaskan.

"Kita harapkan proses vaksinasi ini tidak hanya berjalan di sini saja, tapi juga di daerah lain, provinsi lain juga bergerak secara cepat," ucap Jokowi.

Pemerintah mencanangkan target vaksinasi Covid-19 kepada 181,5 juta orang penduduk tahun ini. Pemerintah memesan 426 juta dosis vaksin Covid-19 guna memenuhi rencana itu.

Meski begitu, baru 18,47 juta orang yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama hingga Selasa (8/6). Dari jumlah itu, baru 11,39 juta orang yang sudah menuntaskan penyuntikan dua dosis vaksin.

(dhf/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK