13 Ribu Orang Dites Antigen di Suramadu, 574 Positif Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 20:45 WIB
Penyekatan dan tes antigen di Jembatan Suramadu dilakukan guna mencegah penularan dari Bangkalan, Madura yang mengalami lonjakan kasus. Covid-19 Dari penyekatan di Jembatan Suramadu, Jawa Timur, ditemukan lebih dari 500 orang positif Covid-19 berdasarkan hasil tes antigen (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Surabaya, CNN Indonesia --

Penyekatan di Jembatan Suramadu yang berlangsung sejak Minggu lalu (6/6) masih berlangsung hingga saat ini. Dari total 13.585 pengendara dari Madura yang dites antigen saat penyekatan, sebanyak 574 di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Mereka kemudian menjalani swab PCR dan sementara ini ditemukan 106 orang positif virus corona.

"PCR positif 106 orang, yang belum keluar hasilnya 127 orang," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau titik penyekatan di Suramadu, Kamis (10/6).


Mereka yang positif lewat PCR tersebut dirujuk ke RS Lapangan Indrapura, RS dr Soetomo, RS Unair dan sejumlah RS lainnya di Surabaya.

Mengenai tingkat kerisian rumah sakit rujukan di Surabaya, Eri mengaku belum tahu pasti. Ia mengatakan datanya masih dihitung oleh dinas kesehatan.

Lebih lanjut, Eri memastikan Pemkot Surabaya akan mengikuti segala arahan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan jajaran Forkopimda Jatim terkait pelaksanaan penyekatan.

Termasuk juga mengenai kebijakan perpanjangan masa pemberlakuan penyekatan di Suramadu yang semula direncanakannya digelar selama 12 hari.

"Menunggu arahan gubernur, kapolda dan pangdam. Kami akan ikuti. InshaAllah Surabaya siap. Surabaya dan Madura keluarga besar," ucapnya.

Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan Pemerintah Kota setempat melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu sejak Minggu (6/6). Pengendara dari Madura yang hendak masuk ke wilayah Surabaya dites swab antigen.

Hal itu merupakan langkah antisipasi yang dilakukan kepolisian dan Pemkot Surabaya, menyusul meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Bangkalan, Madura.

"Karena ada peningkatan kasus positif di Madura, kami melakukan swab antigen di Suramadu, yang arah Madura. Bersama Pak Wali Kota Surabaya juga," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu (6/6).

(frd/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK