PDIP Tegaskan Keputusan soal Capres 2024 di Tangan Megawati

CNN Indonesia | Sabtu, 12/06/2021 00:27 WIB
PDIP merespons wacana pengusungan pasangan Prabowo Subianto-Megawati atau Puan Maharani sebagai calon wakil presiden 2024. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bogor, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan terkait calon presiden atau wakil presiden yang akan diusung oleh partainya ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Hal itu ia sampaikan untuk merespons munculnya wacana mengusung pasangan Prabowo Subianto-Megawati atau Puan Maharani sebagai calon wakil presiden di 2024.

"Sehingga kehendak rakyat itulah yang akan dibaca oleh Bu Megawati yang punya hak prerogatif," kata Hasto di Universitas Pertahanan, Jumat (11/6).


Hasto menyatakan bahwa Megawati harus memikirkan secara matang siapa sosok yang akan diusung. Megawati, klaim dia, turut memikirkan dan menyiapkan sosok-sosok pemimpin untuk masa mendatang.

"Dan ini pun di dalam memohon terang dari Tuhan yang Maha Kuasa agar memberikan suatu inspirasi terhadap pemimpin ke depan guna membawa kejayaan bangsa ini," kata Hasto.

Hasto turut mencontohkan pada Pilpres 2014 lalu, banyak yang meragukan ketulusan Megawati. Namun, kata dia, kala itu Megawati menjawabnya dengan sebuah keputusan mengusung Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden.

"Bapak Jokowi ini berproses dari bawah. Dari wali kota, gubernur, dan kemudian menjadi presiden RI. Nah karakter kepemimpinan dari bawah inilah yang terus didorong, pemimpin yang memahami hati dan kehendak dari rakyat itu sebagai fungsi yang dijalankan oleh partai politik seperti PDI Perjuangan," urai Hasto.

Selain itu, Hasto juga angkat suara soal peluang diusung kembali pasangan Megawati-Prabowo di Pilpres 2024.

Hasto tak menjawab tegas soal wacana tersebut. Ia hanya mengatakan tak ada yang aneh dari persahabatan yang terjalin antara Megawati dan Prabowo selama ini. Ia mengklaim PDIP sendiri selalu berusaha menunjukkan politik persahabatan.

"Ya tadi dalam kebersamaan Bu Mega sendiri sudah menjelaskan ya ketika menyebutkan Pak Prabowo sebagai sahabat, itu kan bagian dari kultur kita. Memangnya harus menyebut sebagai musuh?" kata Hasto.

Sebelumnya beredar wacana bahwa PDIP dan Gerindra akan kembali mengusung pasangan Megawati-Prabowo di Pilpres 2024. Tak hanya itu, muncul pula wacana lain ketika Ketua DPP PDIP Puan Maharani ingin diusung sebagai cawapres, siapapun capresnya kelak.

(rzr/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK