Koordinator Pungli Tanjung Priok Perintahkan Hilangkan Bukti

CNN Indonesia | Senin, 14/06/2021 19:39 WIB
Polisi menangkap koordinator pelaku pungli di Pelabuhan Tanjung Priok. Menurut polisi, koordinator itu sempat memerintahkan untuk menghilangkan bukti lewat WA. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang koordinator pelaku pungutan liar (Pungli) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok ditangkap polisi. Koordinator itu sempat memerintahkan pelaku lain untuk bubar dan menghilangkan barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, koordinator pelaku pungli merupakan pengawas operator di PT JICT. Saat hendak ditangkap, koordinator itu sempat meminta agar pelaku-pelaku lain untuk segera kabur.

"Di dalam HP WhatsApp pada saat anggota datang melakukan penangkapan, dia memerintahkan teman-teman cepat bubar ini ada gerombolan datang hilangkan barang bukti semua," kata Yusri kepada wartawan, Senin (14/6).


Polda Metro Jaya gencar menangkap sejumlah pelaku pungutan liar kepada para sopir truk di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Langkah itu merupakan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Yusri, polisi tidak akan pandang bulu dalam memberantas premanisme, termasuk menindak dengan tegas aparat yang terlibat premanisme.

"Kita akan tindak tegas," kata Yusri.

Yusri menyebut puluhan orang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka premanisme.

Kata dia, para pelaku pungli di JICT mematok uang pungli dari korban sebanyak Rp2 ribu hingga Rp20 ribu. Kemudian, koordinator menerima sebesar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu setiap hari.

Mayoritas dari pelaku yang telah ditangkap itu adalah karyawan yang bekerja di perusahaan. Pelaku mencari kesempatan saat proses bongkar muat.

(yla/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK