Pria Ngaku Polisi Ditangkap, Beli KTA Palsu Rp2 Juta

CNN Indonesia | Rabu, 16/06/2021 16:59 WIB
Polda Metro Jaya menangkap seorang pria di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan karena mengaku polisi dan membawa KTA palsu. Ilustrasi penangkapan terduga pelaku (Keith Allison/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan seorang pria berinisial AHH membeli kartu tanda anggota (KTA) Polri palsu seharga Rp2 juta.

AHH sendiri diamankan oleh polisi lalu lintas (polantas) di tol Kuningan arah Semanggi karena diduga memakai pelat nomor palsu. Namun, saat ditangkap ia mengaku-ngaku sebagai anggota Polri dan mengeluarkan KTA.

"Pengakuannya KTA Polri dan id card sama dia itu dibeli dari seseorang dengan harga Rp2 juta," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (16/6).


Disampaikan Yusri, saat ini AHH masih diperiksa oleh penyidik dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Jika terbukti ada tindak pidana, kata Yusri, AHH dapat dikenakan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan.

Berdasarkan keterangan awal, Yusri menyebut AHH sengaja membawa KTA palsu itu agar merasa aman saat berkendara.

"Katanya digunakan untuk kalau mengendarai kendaraan cukup melihatkan KTA saja Pak, pasti akan aman, tapi ini masih kita dalami lagi apakah ada modus-modus lain," tutur Yusri.

Sementara itu, untuk dugaan penggunaan pelat palsu B-2355-TKI, juga masih didalami oleh pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Masih didalami apakah nomor polisi kendaraan ini kendaraan asli atau tidak, kami cek dulu, dicek di Ditlantas," ucap Yusri.

Sebelumnya, anggota polantas menangkap seorang pria berinisial AHH karena diduga menggunakan pelat palsu di tol Kuningan arah Semanggi pada Selasa (15/6) sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, saat diberhentikan oleh petugas, AHH langsung mengeluarkan kartu identitas dan mengaku sebagai anggota Polri.

"Mengaku sebagai anggota Polri yang berdinas di Biro Paminal Div Propam Mabes Polri," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

(dis/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK