Klaster Takziah Magelang, 81 Warga Terpapar Covid-19

CNN Indonesia | Rabu, 23/06/2021 09:12 WIB
Puluhan warga Desa Sidogede, Kecamatan Grabag, Magelang terpapar Covid setelah mengikuti takziah. Pemkab Magelang menerapkan pembatasan di Desa Sidogede. Ilustrasi. (CNN Indonesia / Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 81 warga Dusun Pagonan, Desa Sidogede, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terpapar Covid-19. Desa tersebut pun kini menerapkan pembatasan atau micro lockdown.

Mengutip situs milik Pemkab Magelang, beritamagelang.id, Rabu (23/6), Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan selain di Kecamatan Grabag, ada dua wilayah lain yang juga menerapkan pembatasan yakni Dusun Gerangan Desa Sriwedari Kecamatan Muntilan, dan Dusun Clapar Desa Ngawen, Muntilan.

Total, menurutnya, ada tiga Dusun di dua Kecamatan yang menerapkan pembatasan.


"Di Muntilan karena adanya kegiatan masyarakat, sedangkan yang Grabag karena klaster takziah," kata Nanda.

Nanda merinci di Desa Sriwedari, warga yang terpapar berjumlah 57 orang, kemudian Dusun Clapar 31 dan Sidogede sebanyak 81 orang.

Warga yang terpapar Covid-19 di ketiga wilayah itu, sejauh ini masih isolasi mandiri di rumah masing-masing, dengan pengawasan ketat dari Satgas Jogo tonggo setempat, Koramil dan juga Polsek.

"Kami juga ikut mengawasi dan memantau serta membantu sembako," ujarnya.

Mengantisipasi lonjakan kasus tersebut, Pemkab Magelang merencanakan menambah dua rumah sakit sebagai tempat isolasi terpadu tingkat kabupaten. Kedua rumah sakit yang sudah disiapkan adalah RS Candi Umbul Grabag dan RS Bukit Menoreh Salaman.

"Dua rumah sakit ini kami siapkan untuk isolasi apabila desa sudah tidak mampu menampung seiring dengan adanya peningkatan kasus," ucapnya.

Penambahan dua tempat isolasi terpadu ini, agar Pemkab Magelang bisa melayani pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Pihaknya mendorong tempat-tempat isolasi mandiri terpadu di masing-masing desa untuk dioptimalkan penggunaannya.

"Kalau desa sudah tidak dapat menampung, maka dilayani di tempat isolasi terpadu," ujarnya.

Meski dalam beberapa hari terakhir, terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi, saat ini Kabupaten Magelang masih masuk zona oranye.

Hingga 22 Juni,jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang, berjumlah 11.866 pasien terkonfirmasi, setelah bertambah 106 kasus pada Selasa (22/6). Sementara 10.540 sembuh dan 357 meninggal.

(ugo/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK