Polisi Buka Akses Bandara Yalimo Papua Usai Diblokir Massa

CNN Indonesia
Kamis, 01 Jul 2021 07:45 WIB
Aparat kepolisian berhasil membuka akses Bandara Yalimo, Papua usai diblokir massa yang protes putusan MK terkait Pilkada Kabupaten Yalimo 2020. Polisi telah membuka akses jalan dan Bandara Yalimo, Papua setelah diblokir massa yang tak puas dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan Pilkada Kabupaten Yalimo 2020. Ilustrasi (Dok. Humas Polda Papua)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi telah membuka akses jalan dan Bandara Yalimo, Papua setelah diblokir oleh massa yang tak puas dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan Pilkada Kabupaten Yalimo 2020.

Aksi yang terjadi pada Rabu (30/6) kemarin sore sempat merembet ke pemblokiran jalur usai massa membakar sejumlah kantor Pemerintahan Kabupaten Yalimo.

"Iya (kemarin Bandara Yalimo diblokir). Tapi sekarang sudah clear," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi, Kamis (1/7).


Kamal mengatakan pihaknya gencar berpatroli di seputaran distrik Elelim sejak kemarin. Massa yang merusak dinilai masih tersebar di beberapa titik daerah Yalimo.

Selain itu, kata Kamal, Kapolres Yalimo juga sudah berkomunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat untuk membahas situasi pengamanan. Ia tak ingin jatuh korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kami aparat keamanan berupaya jangan sampai ada korban jiwa. Sehingga TNI dan Polri mengamankan masyarakat ke pos masing-masing," ujarnya.

Kamal mengaku pihaknya meminta para tokoh agama dan masyarakat setempat bisa ikut menenangkan massa yang tak puas dengan putusan MK. Mereka berharap agar tak terjadi tindakan perusakan kembali.

"Kami upayakan jangan sampai aksi-aksi perusakan dan pembakaran meluas. Oleh karena itu, kita perlu segera bertindak bersama antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama," ujarnya.

Polda Papua kemarin mengirim dua regu Brimob ke Yalimo untuk membantu pengamanan. Bantuan itu dikirim lewat udara, karena jalur darat tak bisa dilalui lantaran jembatan dibakar pohon dibentangkan di tengah jalan.

Sebagai informasi, aksi pembakaran itu dipicu oleh pendukung pasangan calon nomor urut 01 yang tak puas dengan putusan MK bahwa calon bupati yang mereka dukung, Erdi Dabi dan Jhon WIlil didiskualifikasi.

Beberapa kantor pemerintahan yang dibakar massa di Yalimo kemarin antara lain Kantor KPU, Kantor Bawaslu, Kantor Gakkumdu, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor BPMK, Kantor Perhubungan, dan Bank Papua.

(mjo/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER