Ganip Apresiasi UMKM Ambil Peran dalam Penanganan Covid-19

BNPB, CNN Indonesia | Kamis, 08/07/2021 09:05 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi dunia usaha dalam upaya pengendalian pandemi melalui program vaksinasi. Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi dunia usaha dalam upaya pengendalian pandemi melalui program vaksinasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menyampaikan apresiasi terhadap dunia usaha yang berkontribusi secara langsung dalam upaya pengendalian pandemi melalui program vaksinasi.

Pada Selasa (6/7), Ganip meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya Peduli di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan.

"Bagus sekali, ya. Terima kasih telah berkontribusi untuk Tanah Air," kata Ganip kepada para relawan HIPMI.


Kontribusi itu juga disebut sebagai bagian wujud implementasi peran Pentaheliks dalam penanggulangan bencana non-alam. Di sisi lain, sesuai ketetapan UU Nomor 24 Tahun 2007, dunia usaha adalah bagian dari komponen penting penanggulangan bencana.

Ganip berharap, kiprah HIPMI melalui program vaksinasi ini dapat mendorong unsur lain turut ambil bagian dalam penanggulangan pandemi di Indonesia.

"Kami harap ini dapat mendorong pengendalian Covid-19 di tanah air," ujarnya.

Sasar Pelaku UMKM

Pelaksanaan vaksinasi oleh HIPMI itu dilakukan dalam periode 10 hari mulai 2-12 Juli 2021, dengan menyasar kepada para pelaku usaha mikor, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat umum dengan target 6 ribu peserta.

Dari jumlah itu, HIPMI menargetkan penyuntikan harian kepada 600 penerima vaksinasi.

Selanjutnya, vaksinasi tahap kedua direncanakan diselenggarakan pada 31 Juli sampai 9 Agustus mendatang, dan bertempat di lokasi yang sama. Kegiatan ini seluruhnya menggunakan vaksin Sinovac.

Pada prosesnya, kegiatan vaksinasi dijalankan oleh tenaga relawan dan tenaga kesehatan yang profesional dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari disinfeksi peserta, pengukuran suhu tubuh, screening kesehatan, penyuntikan vaksinasi, dan observasi peserta setelah vaksinasi.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK