PKS Dukung Usulan Gedung DPR Jadi RS Covid

CNN Indonesia | Sabtu, 10/07/2021 01:52 WIB
Ketua DPP PKS, Mardani mengingatkan bahwa gedung MPR/DPR/DPD memiliki tempat yang luas, berlokasi strategis, dan mudah dijangkau. Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera menyatakan partainya setuju dengan usulan pemanfaatan ruangan kosong di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19.

Menurutnya, gedung MPR/DPR/DPD memiliki tempat yang luas, berlokasi strategis, dan mudah dijangkau. Ia menilai, langkah tersebut bisa mencerminkan kepedulian wakil rakyat terhadap rakyat.

"Setuju. Semua sumber daya, punya tempat strategis, luas, dan mudah dijangkau. Plus itu cermin wakil rakyat peduli dengan rakyat, segera aksi," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (9/7).


Dia menjelaskan bahwa Gedung MPR/DPR/DPD memiliki banyak ruangan dan gedung. Dengan aturan kehadiran dalam rapat di DPR yang berlaku saat ini, menurutnya, anggota dewan masih bisa menggelar rapat bila sejumlah ruang digunakan sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19.

"Ada banyak ruangan dan gedung. Dengan kapasitas cuma 20 persen yang hadir fisik dan 80 persen virtual, masih banyak gedung bisa dijadikan tempat rapat," kata Mardani.

Sebelumnya, politikus Gerindra Fadli Zon dan politikus Demokrat Benny Kabur Harman setuju dengan usulan ruangan kosong di Kompleks Gedung MPR/DPR dipinjamkan sementara sebagai ruang perawatan pasien Covid-19.

Dua anggota DPR itu mengatakan keselamatan rakyat harus diutamakan saat ini.

"Saya setuju, sejumlah ruang kosong dan lapang di DPR bisa digunakan untuk darurat menyelamatkan nyawa rakyat," kata Fadli lewat akun Twitter miliknya, @fadlizon, Jumat (9/7).

Sementara itu, Benny mengusulkan, bukan hanya gedung MPR/DPR, bila diperlukan, halaman kompleks parlemen juga dipakai untuk jadi RS darurat.

"Kalo memang rumah sakit sudah penuh sehingga banyak pasien Covid terlantar dan harus tunggu antri berjam-jam, sebaiknya halaman dan gedung DPR/MPR dijadikan rumah sakit darurat. Untuk keselamatan rakyat, keselamatan dan kesembuhan pasien Covid. Ada pendapat lain?" kata Benny lewat Twitter miliknya, @BennyHarmanID.

Berbeda, Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi, menilai usulan pemanfaatan ruangan kosong di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19 hanya bertujuan untuk mencari simpati publik. Ia meyakini, rakyat sudah pintar dalam merespons usulan tersebut.

"Itu hanya cara untk menarik simpati publik aja. Padahal rakyat sudah pintar, sdh rasional dan menggunakan logika," kata pemilik sapaan akrab Awiek itu saat dihubungi, Jumat (9/7).

(mts/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK