Prabowo Ingin Perkuat AL-AU Jaga Kekayaan Laut Rp434 Triliun

CNN Indonesia | Sabtu, 10/07/2021 05:56 WIB
Menhan Prabowo ingin mengucurkan anggaran Rp28,9 triliun untuk TNI AL dan AU menjaga kedaulatan dan kekayaan laut Indonesia. Menhan Prabowo Subianto ingin memperkuat TNI AL dan AU untuk menjaga kekayaan laut Indonesia yang mencapai Rp434,8 triliun per tahun. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berencana mengucurkan anggaran mencapai US$2 miliar atau Rp28,9 triliun per tahun untuk memperkuat TNI AL dan AU dalam menjaga laut Indonesia.

Prabowo mengaku mendapat penjelasan dari Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono bahwa nilai jual sektor perikanan Indonesia mencapai US$30 miliar atau Rp434,8 triliun per tahun.

"Apakah tidak pantas kita keluarkan untuk jaga 30 miliar (dolar) per tahun? Kita mengeluarkan satu miliar dolar per tahun untuk angkatan laut yang kuat, satu miliar per tahun untuk angkatan udara yang kuat. Karena untuk menjaga laut kita harus menjaga dari udara juga," kata Prabowo, Jumat (9/7).


Prabowo menyebut ribuan kapal asing masuk ke laut Indonesia. Mereka mencuri ikan dan berbagai tangkapan lainnya. Ia lantas bertanya apakah tak pantas untuk menjaga kekayaan yang mencapai ratusan triliun rupiah dengan mengeluarkan puluhan triliun.

"Apakah kita rela 30 miiliar dolar ini diambil oleh negara-negara asing? Yang itu dilakukan tiap hari, ribuan kapal asing datang ke laut kita mengambil ikan kita," ujarnya.

"Apakah tidak layak 2 miliar dolar per tahun untuk menjaga 30 miliar dolar ini? Berarti negara akan untung 28 miliar dolar per tahun, 28 miliar dolar 1 tahun dengan kurs yang sekarang bisa dihitung berapa ratus triliun," katanya.

Ketua umum Partai Gerindra itu menyebut keuntungan dari sektor perikanan ini nantinya bisa disalurkan untuk membantu rakyat di sektor lain, misal untuk keperluan pertanian warga.

"Jadi saudara-saudara, dengan investasi 2 miliar dolar kita akan punya 28 miiar dolar cash. Di mana salahnya kita keluarkan 2 miliar dolar tiap tahun," ujarnya.

(tst/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK