RI Kembali Kedatangan 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac

CNN Indonesia | Senin, 12/07/2021 13:11 WIB
Dengan kedatangan 10 juta hari ini, Menkes Budi Gunadi Sadikin memprediksi Indonesia akan memiliki sekitar 93 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac bulan depan. Bahan baku Vaksin Sinovac tiba di RI. Ilustrasi. (Kris - Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah kembali menerima kiriman bahan baku vaksin Covid-19 Sinovac sebanyak 10 juta dosis. Kiriman itu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (12/7).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut vaksin yang baru datang berbentuk bulk. Sinovac juga mengirimkan overfill atau stok ekstra untuk mengantisipasi masalah pada proses produksi.

"Kedatangan 10 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac ini menambah jumlah vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku menjadi total 115.500.280 dosis yang nanti akan diolah oleh Bio Farma," kata Budi dalam jumpa pers daring di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (12/7).


Budi memprediksi Indonesia akan memiliki sekitar 93 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac bulan depan. Vaksin-vaksin itu akan digunakan dalam upaya mempercepat vaksinasi di seluruh provinsi.

Mantan Direktur Utama Bank Mandiri itu menyampaikan percepatan vaksinasi jadi salah satu upaya pemerintah menanggulangi pandemi. Ia berharap stok vaksin yang terus bertambah bisa memperbesar kapasitas vaksinasi massal.

"Ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi untuk mempercepat terbangunnya kekebalan kelompok, termasuk memenuhi target 2 juta vaksin per hari di bulan Agustus," ujarnya.

Budi mengajak seluruh masyarakat ikut serta dalam program vaksinasi yang dijalankan pemerintah. Ia meminta warga yang belum mendapat vaksinasi untuk segera mendaftarkan diri.

"Vaksin yang terbaik adalah vaksin yang sudah tersedia. Mari segerakan vaksinasi untuk percepatan mencapai kekebalan komunal," ucap Budi.

Pemerintah merencanakan vaksinasi massal untuk 181,5 juta orang. Kebijakan itu ditempuh untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Hingga saat ini, sekitar 36,2 juta orang telah menerima suntikan pertama vaksin Covid-19. Sekitar 15 juta orang di antaranya telah menerima dua dosis vaksin.

(dhf/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK