DKI Sedia Telemedisin untuk Isoman, Makassar Siapkan Kapal
CNN Indonesia
Rabu, 14 Jul 2021 15:08 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat meninjau kapal penumpang milik PT Pelni yang akan dijadikan tempat isolasi apung bagi pasien Covid-19. (CNN Indonesia/Ilham)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah daerah merespons kasus warga yang kesulitan hingga meninggal saat menjalani isolasi mandiri dengan mengandalkan telemedisin hingga pembukaan lokasi isolasi terpusat di kapal. Tujuannya, mengurangi kepadatan di Rumah Sakit.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya sudah menyediakan layanan telemedisin yang juga memberikan bantuan obat-obatan gratis.
"Terkait obat sebetulnya pemerintah sudah menyiapkan melalui telemedicine. Jadi masyarakat tinggal mengajukan secara online, nanti segera dikirim," ungkap dia, saat meninjau program vaksinasi di Universitas Budi Luhur, Rabu (14/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riza pun mengklaim seharusnya tak ada masalah obat bagi pasien isolasi mandiri dengan keberadaan layanan ini.
"Supaya warga tidak ada lagi kesulitan mendapat vitamin dan kebutuhan lain. Supaya ada komunikasi dengan nakes," lanjutnya.
Terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto alias Danny bekerjasama dengan otoritas pelabuhan terkait penyediaan kapal PT Pelni untuk menjadi lokasi isolasi apung di Pulau Lae-lae, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Danny menyebut kriteria pasien Covid-19 yang berhak di isolasi apung ini ialah pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang. Sementara yang berat akan tetap di rawat di Rumah Sakit (RS).
"Jadi kami akan konsultasikan dengan teman-teman dokter dan para ahli kesehatan yang jelas adalah kita ingin mendukung rumah sakit, rumah sakit jangan penuh karena orang bergejala ringan saja," ujar Danny, saat meninjau kapal tersebut, Selasa (13/7).
"Padahal orang bergejala berat dan sedang tidak terlayani, karena dipenuhi dengan bergejala ringan apalagi OTG. Ini kita akan pisahkan. Jadi ringan dan OTG jangan di rumah sakit, tinggal di sini saja sedangkan yang gejala berat biar di rumah sakit," tuturnya.
Kapal penumpang dengan 900 tempat tidur ini merupakan kapal penumpang milik PT Pelni yang dihentikan sementara pengoperasiannya akibat pandemi Covid-19.
Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil mengatakan pihaknya menyiapkan dua gedung asrama Telkom University, Kabupaten Bandung, dengan kapasitas 260 tempat tidur. Tujuannya, menekan angka keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit.
"Makanya tahap satu arahan saya tolong dikebut segera dalam dua hari ini," ucap Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (13/7).
Kelompok relawan LaporCovid-19 menyatakan masih ada masalah dalam pelaksanaan isolasi mandiri di rumah. Bahkan, mereka mencatatkan bahwa ada 547 pasien Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri.
Berdasarkan data Lapor Covid-19, dari 547 kasus kematian itu, 209 di antaranya berada di Jawa Barat. Kemudian 104 orang meninggal di Yogyakarta, 65 orang di Banten, 63 orang di Jawa Timur, 51 orang di DKI, dan 36 orang di Jawa Tengah. Data ini diperbaharui hingga Rabu pagi (14/7).
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui pelaksanaan isoman bermasalah karena banyak pasien yang seharusnya dirawat di rumah sakit tak tertampung di RS karena penuh.
"Soal isoman, memang ini juga jadi masalah di kita karena banyak orang yang tidak masuk rumah sakit karena rumah sakitnya penuh. Kita juga mengamati banyak sebenarnya yang tidak perlu dulu masuk rumah sakit, sudah masuk rumah sakit, sehingga buat rumah sakit penuh," kata dia, dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR secara daring, Selasa (13/7).
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pun meminta pemerintah daerah untuk mendirikan tempat isolasi mandiri.
"Perlu untuk segera membangun atau membuka tempat isolasi terpusat atau fasilitas penanganan darurat dengan mempertimbangkan jumlah kasus di wilayah masing-masing," ucap Wiku di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/7).
"Dengan kondisi saat ini di mana RS dan puskesmas sudah sangat kewalahan menangani pasien covid-19 yang sangat banyak. Bukan tidak mungkin masyarakat yang terkena Covid-19 dapat terlambat ditangani karena harus menunggu antrean yang panjang," ucap dia.
Senada, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kurniasih Mufidayati meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turun langsung mengontrol pelaksanaan isoman pasien Covid-19.
Pasalnya, fakta menunjukkan bahwa angka kematian pasien Covid-19 yang melakukan isoman menjadi yang tertinggi tertinggi dalam beberapa hari terakhir.
"Karenanya harus dicarikan solusi dibukanya rumah sakit darurat dan ruang isolasi mandiri oleh Kemenkes yang di kontrol langsung. Ini jadi solusi meminimalisir kematian pasien Covid-19 saat isoman," kata Mufida kepada wartawan, Rabu (14/7).
Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah daerah merespons kasus warga yang kesulitan hingga meninggal saat menjalani isolasi mandiri dengan mengandalkan telemedisin hingga pembukaan lokasi isolasi terpusat di kapal. Tujuannya, mengurangi kepadatan di Rumah Sakit.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya sudah menyediakan layanan telemedisin yang juga memberikan bantuan obat-obatan gratis.
"Terkait obat sebetulnya pemerintah sudah menyiapkan melalui telemedicine. Jadi masyarakat tinggal mengajukan secara online, nanti segera dikirim," ungkap dia, saat meninjau program vaksinasi di Universitas Budi Luhur, Rabu (14/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riza pun mengklaim seharusnya tak ada masalah obat bagi pasien isolasi mandiri dengan keberadaan layanan ini.
"Supaya warga tidak ada lagi kesulitan mendapat vitamin dan kebutuhan lain. Supaya ada komunikasi dengan nakes," lanjutnya.
Terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto alias Danny bekerjasama dengan otoritas pelabuhan terkait penyediaan kapal PT Pelni untuk menjadi lokasi isolasi apung di Pulau Lae-lae, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Danny menyebut kriteria pasien Covid-19 yang berhak di isolasi apung ini ialah pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang. Sementara yang berat akan tetap di rawat di Rumah Sakit (RS).
"Jadi kami akan konsultasikan dengan teman-teman dokter dan para ahli kesehatan yang jelas adalah kita ingin mendukung rumah sakit, rumah sakit jangan penuh karena orang bergejala ringan saja," ujar Danny, saat meninjau kapal tersebut, Selasa (13/7).
"Padahal orang bergejala berat dan sedang tidak terlayani, karena dipenuhi dengan bergejala ringan apalagi OTG. Ini kita akan pisahkan. Jadi ringan dan OTG jangan di rumah sakit, tinggal di sini saja sedangkan yang gejala berat biar di rumah sakit," tuturnya.
Kapal penumpang dengan 900 tempat tidur ini merupakan kapal penumpang milik PT Pelni yang dihentikan sementara pengoperasiannya akibat pandemi Covid-19.
Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil mengatakan pihaknya menyiapkan dua gedung asrama Telkom University, Kabupaten Bandung, dengan kapasitas 260 tempat tidur. Tujuannya, menekan angka keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit.
"Makanya tahap satu arahan saya tolong dikebut segera dalam dua hari ini," ucap Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (13/7).
Lokasi Isoman Terpusat
Ilustrasi telemedisin. (Foto: iStock/FatCamera)
Kelompok relawan LaporCovid-19 menyatakan masih ada masalah dalam pelaksanaan isolasi mandiri di rumah. Bahkan, mereka mencatatkan bahwa ada 547 pasien Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri.
Berdasarkan data Lapor Covid-19, dari 547 kasus kematian itu, 209 di antaranya berada di Jawa Barat. Kemudian 104 orang meninggal di Yogyakarta, 65 orang di Banten, 63 orang di Jawa Timur, 51 orang di DKI, dan 36 orang di Jawa Tengah. Data ini diperbaharui hingga Rabu pagi (14/7).
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui pelaksanaan isoman bermasalah karena banyak pasien yang seharusnya dirawat di rumah sakit tak tertampung di RS karena penuh.
"Soal isoman, memang ini juga jadi masalah di kita karena banyak orang yang tidak masuk rumah sakit karena rumah sakitnya penuh. Kita juga mengamati banyak sebenarnya yang tidak perlu dulu masuk rumah sakit, sudah masuk rumah sakit, sehingga buat rumah sakit penuh," kata dia, dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR secara daring, Selasa (13/7).
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pun meminta pemerintah daerah untuk mendirikan tempat isolasi mandiri.
"Perlu untuk segera membangun atau membuka tempat isolasi terpusat atau fasilitas penanganan darurat dengan mempertimbangkan jumlah kasus di wilayah masing-masing," ucap Wiku di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/7).
"Dengan kondisi saat ini di mana RS dan puskesmas sudah sangat kewalahan menangani pasien covid-19 yang sangat banyak. Bukan tidak mungkin masyarakat yang terkena Covid-19 dapat terlambat ditangani karena harus menunggu antrean yang panjang," ucap dia.
Senada, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kurniasih Mufidayati meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turun langsung mengontrol pelaksanaan isoman pasien Covid-19.
Pasalnya, fakta menunjukkan bahwa angka kematian pasien Covid-19 yang melakukan isoman menjadi yang tertinggi tertinggi dalam beberapa hari terakhir.
"Karenanya harus dicarikan solusi dibukanya rumah sakit darurat dan ruang isolasi mandiri oleh Kemenkes yang di kontrol langsung. Ini jadi solusi meminimalisir kematian pasien Covid-19 saat isoman," kata Mufida kepada wartawan, Rabu (14/7).