Banjir Kapuas Hulu: 19 Ribu Jiwa Terdampak, 1.681 Mengungsi

Antara | CNN Indonesia
Minggu, 18 Jul 2021 00:17 WIB
Kendala pascabanjir yakni terbatasnya jaringan komunikasi selular sehingga menghambat kinerja pendataan oleh tim di lapangan. Sejumlah rumah terdampak banjir di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (15/7). (BPBD Kabupaten Kapuas Hulu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penambahan jumlah warga terdampak banjir Kapuas Hulu, Kalimantan Barat 7.357 kepala keluarga (KK) atau 19.121 jiwa.

"19.121 jiwa yang tersebar di sejumlah kecamatan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui siaran pers, Sabtu (17/7).


Warga Kapuas Hulu terdampak banjir yang terjadi sejak 13 Juli 2021 itu terbagi di beberapa wilayah kecamatan, yaitu di Kecamatan Hulu Gurung sebanyak 1.147 KK atau 4.112 jiwa dan Kecamatan Silat Hulu sebanyak 1.841 KK atau 6.821 jiwa.


Kecamatan Boyan Tanjung sebanyak 3.879 KK atau 6.537 jiwa, di Kecamatan Pengkadan sebanyak 190 KK atau 569 jiwa, Kecamatan Bunut Hulu sebanyak 118 KK atau 472 jiwa dan di Kecamatan Silat Hilir sebanyak 182 KK atau 610 jiwa.

Sementara itu terkait dengan angka pengungsi, BPBD Kabupaten Kapuas Hulu mencatat sedikitnya ada 422 KK atau 1.681 jiwa yang terpaksa mengungsi akibat banjir tersebut.

"Desa Nanga Luan sebanyak 126 KK atau 605 jiwa, Desa Entebi sebanyak 113 KK atau 466 jiwa dan di Desa Bongkong sebanyak 182 KK atau 610 jiwa," kata Abdul Muhari.

BNPB juga mencatat kerugian materi, sejauh ini tercatat ada 5.002 unit rumah terendam dan 217 fasilitas umum terdampak.

"Hingga saat ini, anggota BPBD Kabupaten Kapuas Hulu bersama tim gabungan dari unsur TNI, Polri dan lintas instansi terkait masih berjibaku melanjutkan pendataan di lokasi," kata Abdul Muhari. Adapun kendala yang dihadapi masih sama, yakni terbatasnya jaringan komunikasi selular sehingga menghambat kinerja pendataan oleh tim di lapangan.

(ain/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER