Hujan Semalam, Tenda Darurat Covid RSUP Dr Sardjito Tergenang

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Jul 2021 17:18 WIB
Tenda darurat untuk pasien Covid-19 di RSUP Dr Sardjito, Sleman, DIY, terendam banjir, Sabtu (10/7) dini hari.
Tenda darurat untuk pasien Covid-19 di RSUP Dr. Sardjito, DIY. (Foto: AP/Kalandra)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Tenda darurat untuk menampung sementara pasien Covid-19 di RSUP Dr Sardjito, Sleman, DIY, terkena banjir, Sabtu (10/7) dini hari.

Foto terendamnya tenda darurat milik RSUP Dr Sardjito ini sebelumnya viral di media sosial. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana membenarkan peristiwa itu.

"Kemarin tenda itu dari BPBD, cuma kan ternyata hujan semalaman kan itu jadi terus di sana ada genangan," kata Biwara saat dikonfirmasi, Sabtu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk kondisi terbaru di lapangan, Biwara mengaku belum mendapatkan laporan termutakhir.

Pihaknya juga belum mendengar kabar terkait langkah yang dilakukan pihak rumah sakit mengantisipasi kejadian serupa terhadap tenda komando berukuran 5x12 meter itu.

Di satu sisi, pihaknya memberi masukan agar tenda tersebut posisinya lebih ditinggikan memakai lantai kayu layaknya panggung. Lantaran tak memungkinkan untuk tenda tersebut dipindahkan lokasinya.

Selain itu disarankan RSUP Dr Sardjito mengantisipasi dari sisi drainase di lingkungan rumah sakit.

"Ya lokasi yang memungkinkan ya hanya di situ kalau Sardjito. Karena harus dekat dengan IGD to itu, pasien IGD jadinya perawatan," sebutnya.

Pihaknya pun tak menduga tenda ini bisa sampai kebanjiran. Harapannya, semua segera berbenah mengantisipasi kejadian serupa di lain waktu.

"Mestinya belajar dari semalam Sardjito mengambil langkah-langkah," pungkasnya.

Sementara, Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu belum merespon saat coba dikonfirmasi terkait hal ini sejak pagi tadi.

Tenda darurat itu sebagaimana dijelaskan Direktur RSUP Dr. Sardjito Rukmono Siswishanto sebelumnya, didirikan untuk menampung sementara pasien sebelum masuk ke bagian poli, bangsal, maupun IGD.

"Tenda kita dirikan untuk mengantisipasi manakala pasien-pasien Covid mau masuk tapi harus menunggu karena berbagai hal. Seperti persiapan poli, IGD, bangsal, itu perlu waktu," kata Rukmono, Senin (28/6).

(kum/arh)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER