Kapolri Bagi Sembako ke Warga Solo: Minta Polisi Kalau Habis

CNN Indonesia | Minggu, 18/07/2021 05:33 WIB
Kapolri mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi vaksinator. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyarankan warga tak sungkan minta bantuan sembako ke polisi bila bantuan sosial atau bansos yang dari Pemerintah sudah habis dikonsumsi atau dipakai.

Hal ini dikatakan Kapolri saat melakukan membagikan sembako ke sejumlah warga dan pedagang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto di Kota Solo pada Jumat (16/7) malam.

"Ini untuk tambah-tambah, Kalau nanti sudah habis, wonten pak polisi pak babin lewat bilang pak polisi bantuane wingi mpun telas," kata Listyo Sigit.


Dalam aksi sosial tersebut, Kapolri membagikan 1000 paket sembako kepada warga Solo yang terdampak masa PPKM Darurat. Sedangkan, total seluruh bansos yang diberikan Pemerintah untuk masyarakat Jawa Tengah yang terdampak PPKM Darurat mencapai 30.000 paket sembako dan 147 ton beras.

"Tentunya kita juga memikirkan bagi masyarakat yang terdampak karena situasi PPKM untuk itu kita akan luncurkan bantuan sosial," terang Sigit.

Untuk membantu Pemerintah memerangi covid-19, Kapolri juga membuka kesempatan untuk masyarakat yang memiliki kemampuan di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi vaksinator.

"Bagi masyarakat, relawan, aktivis, rekan mahasiswa yang punya kemampuan menjadi vaksinator silakan untuk bergabung,"ajak Kapolri.

Diketahui TNI/Polri tengah melakukan akselerasi percepatan vaksinasi covid-19 agar kekebalan masyarakat terhadap pandemi covid-18 dapat segera tercapai.

(dmr/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK