Rachland Sindir Moeldoko Berjaket Demokrat di Ucapan Iduladha

CNN Indonesia | Selasa, 20/07/2021 12:18 WIB
Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menyindir gambar Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun di ucapan hari raya Iduladha. Kepala KSP Moeldoko.(Foto: ANTARA FOTO/Endi Ahmad)
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik, menyindir gambar Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan eks politikus Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun dalam ucapan Hari Raya Iduladha 1442 H.

Dalam cuitan di akun Twitternya, Selasa (20/7), Rachland memaafkan perbuatan Moeldoko dan Jhoni yang berusaha merebut kepemimpinan sah Partai Demokrat di bawah nakhoda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam postingan itu, ia turut membagikan gambar ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1442 H dengan Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Jhoni sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. Keduanya terlihat mengenakan jaket biru khas Partai Demokrat.


Hingga pukul 10.41 WIB, postingan Rachland telah mendapat 402reply,330retweet,dan seribulikes.

"Kita maafkan hari ini. Besok kita tertawakan lagi," cuit Rachland yang mengizinkan CNNIndonesia.com untuk mengutip pernyataannya tersebut.

Rachland menilai Moeldoko tidak memiliki etika dan tebal muka. Menurut dia, Moeldoko menjadi penyebab pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tak lagi dihormati rakyat.

"Selamanya kita tak akan lupakan, Kepala Staf Presiden @jokowi ini tuna etika dan tebal sekali kulit mukanya," ucap Rachland.




Sebelumnya, eks kader Partai Demokrat bersama Moeldoko melakukan manuver dengan berupaya mengudeta kepemimpinan AHY. MelaluiKongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Moeldoko dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Selain dia, terdapat sejumlah nama lain yang menduduki kursi elite partai. Sebagian besar di antara mereka adalah eks kader Partai Demokrat yang dipecat AHY. Di antaranya Jhoni Allen, Marzuki Alie, dan Max Sopacua.

Seiring waktu berjalan,Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menolak Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) dengan Ketua Umum Moeldoko.

Penolakan hasil KLB Partai Demokrat disampaikan langsung oleh Menkumham Yasonna H. Laoly dalam konferensi pers daring yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Rabu (31/3).

Yasonna menyatakan hasil perbaikan dokumen yang diserahkan pihak KLB masih terdapat beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi, antara lain belum ada DPD-DPC, serta tidak disertai mandat dari ketua DPD dan DPC.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Moeldoko dan Jhoni melalui pesan singkat maupun sambungan telepon, namun tak mendapatkan jawaban. Sementara itu nomor telepon Jhoni tidak bisa dihubungi.

(ryn/asa)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK