Demokrat Usung Ketua Harian PON sebagai Kandidat Wagub Papua

CNN Indonesia | Rabu, 14/07/2021 22:04 WIB
Jubir Gubernur Papua mengatakan DPD Demokrat telah mengusulkan nama untuk menjadi wagub pengganti mendiang Klemen Tinal. Gubernur Papua Lukas Enembe akan memiliki Wagub jika pencalonan Yunus Wonda disetujui. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Gubernur Papua Lukas Enembe, Rifai Darus, mengatakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua sudah mencalonkan Wakil Ketua DPR Papua Yunus Wonda sebagai kandidat wakil gubernur.

Untuk diketahui, kursi Wakil Gubernur Papua masih kosong sampai saat ini usai Klemen Tinal meninggal dunia pada 21 Mei 2021 lalu. Dan, Demokrat sebagai salah satu pengusung Lukas-Klemen dalam pilkada sebelumnya pun memiliki ruang untuk mengajukan nama yang bakal jadi wagub selanjutnya.

"Sebagai Jubir bahwa tadi siang oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat sudah menyampaikan kepada Pak Gubernur melaporkan hasil pleno DPD partai Demokrat. Yang dibawa ada enam nama, dan dipilih gubernur satu nama. Dan, gubernur incar satu nama yaitu Yunus Wonda," kata Rifai kepada CNNIndonesia.com, Rabu (14/7).


Yunus Wonda saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Papua. Ia merupakan politikus Partai Demokrat. Selain dikenal sebagai Wakil Ketua DPR Papua, Yunus saat ini juga menjabat sebagai Ketua Harian PB PON Papua.

Rifai menjelaskan bahwa partai koalisi pendukung Enembe pada Pilgub Papua 2018 bisa mencalonkan dua nama untuk mengisi kursi wagub. Nantinya, dua nama itu akan diserahkan ke DPR Papua untuk dipilih sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tapi, satu calon dari Demokrat ini akan dibawa ke DPP Demokrat dulu untuk dimintai rekomendasi," kata dia.

Ia mengatakan parpol koalisi sepakat Demokrat bisa mengusulkan satu nama sendiri untuk dicalonkan sebagai calon wakil gubernur. Sementara satu nama lagi akan diisi berdasarkan kesepakatan koalisi parpol pendukung Enembe lainnya di luar Demokrat.

Koalisi parpol pengusung Enembe-Klemen pada Pilgub Papua lalu dinamakan Koalisi Papua Bangkit. Mereka yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Hanura, PKB, Partai Nasdem, PAN PKS, PKPI dan PPP.

"Karena Demokrat pada Pilkada 2018 lalu cukup besar menangnya hampir 30 persen suaranya dan bisa mencalonkan sendiri. Sehingga dari 2 calon nama tadi 1 boleh dari Demokrat," ujarnya.

(rzr/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK