Vaksinasi di Jabodetabek: Tertinggi DKI, Terendah Tangerang
CNN Indonesia
Jumat, 23 Jul 2021 10:12 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin kepada warga Cilangkap, Jakarta, Kamis (3/6/2021). (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah telah menjalankan program vaksinasiCovid-19 selama enam bulan terakhir, dan ditargetkan rampung pada Desember 2021. Namun dalam perkembangannya, capaian vaksinasi tidak merata di masing-masing daerah.
Hal ini dilatarbelakangi dengan alokasi vaksin yang diberikan pemerintah pusat kepada masing-masing pemerintah daerah. Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi sebelumnya mengungkapkan dua alasan mengapa capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia terkesan 'jomplang'.
Pertama, Kemenkes telah memetakan daerah mana saja yang menjadi prioritas vaksinasi lantaran memiliki jumlah penduduk banyak dan kondisi pandemi Covid-19 yang tinggi di wilayah tersebut. Kedua, pemerintah daerah tak menggenjot secara maksimal program vaksinasi di wilayahnya masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadia juga mengakui 50 persen dari stok vaksinasi yang ada di Indonesia dialokasikan untuk daerah-daerah yang berada di Jawa-Bali. Ia menyatakan hal itu dilakukan seiring lonjakan kasus yang kerap terjadi di daerah-daerah tersebut.
CNNIndonesia.com mencoba menjabarkan capaian vaksinasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Data capaian itu diperoleh melalui situs resmi milik Kemenkes di https://vaksin.kemkes.go.id/.
DKI Jakarta
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di DKI Jakarta, secara kumulatif hingga 22 Juli Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 6.868.959 orang di DKI sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19.
Dari jumlah itu, diketahui kota administrasi Jakarta Selatan mencapai jumlah tertinggi dengan 1.634.382 orang, sementara jumlah capaian terendah terjadi di kabupaten Kepulauan Seribu dengan 21.372 orang yang divaksin dosis 1.
Sementara untuk capaian dosis kedua, secara kumulatif DKI Jakarta sudah melakukan vaksinasi terhadap 2.123.220 orang. Dari data itu juga terlihat, Jakarta Selatan menyumbang jumlah terbanyak dengan 584.614 orang, sementara Kepulauan Seribu paling sedikit dengan 7.216 orang yang sudah mendapat vaksinasi lengkap.
DKI Jakarta memiliki target khusus, dengan rincian 761.279 vaksinasi pada lansia. Kemudian 4.538.969 masyarakat umum, 1.982.757 petugas pelayanan publik, 112.301 tenaga kesehatan, dan 1.000.121 anak berusia 12-17 tahun. Secara kumulatif, target sasaran vaksinasi di DKI sebanyak 8.395.427 orang.
Bila menghitung dari total sasaran vaksinasi di DKI. Itu artinya 81,82 persen masyarakat DKI rampung mendapat suntikan dosis pertama, dan baru 25,29 persen dari target sasaran vaksinasi yang mendapat dosis vaksin secara lengkap.
Bogor
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di Kabupaten Bogor, secara kumulatif hingga 22 Juli Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 455.897 warga Kabupaten Bogor sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara untuk capaian dosis kedua, 189.677 orang.
Sehingga dapat dikatakan, persentase capaian dosis pertama di Kabupaten Bogor baru 1,20 persen dari target sasaran di Jabar. Sedangkan untuk dosis kedua bahkan baru menyentuh 0,50 dari target provinsi.
Target vaksinasi di Jawa Barat secara keseluruhan menyasar sebanyak 37.907.814 penduduk. Rinciannya, 3.408.940 vaksinasi pada lansia, kemudian 27.254.788 masyarakat umum, 2.195.338 petugas pelayanan publik, 181.701 tenaga kesehatan, dan 4.867.047 anak berusia 12-17 tahun.
Sementara untuk Kota Bogor, capaian vaksinasi dosis satu terkini masih berada di 233.007 orang yang menerima suntikan dosis pertama alias masih 0,61 persen dari target provinsi. Sementara untuk dosis kedua, Kota Bogor mencatat setidaknya 122.740 orang sudah menerima dosis vaksin secara lengkap.
Infografis Melihat Cara Vaksin Bekerja. (Dok. Satgas Covid-19)
Depok
Untuk Kota Depok, capaian vaksinasi pada dosis pertama baru menyentuh 257.702 orang atau dapat dikatakan menyumbang 0,68 persen dari target provinsi Jabar. Sementara untuk dosis kedua di Kota Depok mencapai 124.051 orang atau 0,33 persen dari target keseluruhan di Jabar.
Bekasi
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di Kabupaten Bekasi, secara kumulatif hingga 22 Juli Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 288.111 orang di Kabupaten Bekasi sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara untuk dosis kedua baru 125.749 orang yang menerima vaksin Covid-19 secara lengkap.
Sedangkan untuk Kota Bekasi, capaian vaksinasi menyentuh 373.124 orang, adapun untuk pemberian vaksin dosis kedua di Kota Bekasi baru di angka 148.396 orang.
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di Kabupaten Tangerang, secara kumulatif tercatat sebanyak 270.550 orang di Kabupaten Tangerang sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara untuk dosis kedua baru 104.718 orang yang menerima vaksin Covid-19 secara lengkap.
Sedangkan untuk Kota Tangerang, capaian vaksinasi menyentuh 525.447 orang, adapun untuk pemberian vaksin dosis kedua di Kota Tangerang baru menyentuh angka 213.285 orang.
Sementara itu target vaksinasi di Banten secara keseluruhan menyasar sebanyak 9.229.383 penduduk. Rinciannya, 643.607 vaksinasi pada lansia, kemudian 6.877.059 masyarakat umum, 456.149 petugas pelayanan publik, 45.566 tenaga kesehatan, dan 1.207.002 anak berusia 12-17 tahun.
Tangerang Selatan
Adapun untuk Kota Tangerang Selatan, capaian dosis pertama vaksin Covid-19 telah diberikan kepada 291.571 orang. Sementara untuk capaian dosis kedua, sejauh ini Kota Tangerang sudah memberikan vaksinasi lengkap kepada 119.912 orang.
Selanjutnya, dari seluruh capaian vaksinasi di wilayah Jabodetabek. Maka dapat dilihat bahwa DKI Jakarta menduduki posisi tertinggi untuk capaian vaksinasi secara lengkap atau pemberian dua dosis, yakni sebanyak 2.123.220 orang.
Sedangkan daerah di Jabodetabek yang tingkat vaksinasi dosis secara lengkapnya masih rendah adalah Kabupaten Tangerang dengan 104.718 dosis.
Namun yang perlu menjadi perhatian, data vaksinasi di wilayah Jabodetabek tidak dapat dibandingkan satu sama lain, sebab wilayah cakupan berbeda, pun alokasi vaksin yang diberikan dari pemerintah pusat juga berbeda.
Pemerintah telah menjalankan program vaksinasiCovid-19 selama enam bulan terakhir, dan ditargetkan rampung pada Desember 2021. Namun dalam perkembangannya, capaian vaksinasi tidak merata di masing-masing daerah.
Hal ini dilatarbelakangi dengan alokasi vaksin yang diberikan pemerintah pusat kepada masing-masing pemerintah daerah. Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi sebelumnya mengungkapkan dua alasan mengapa capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia terkesan 'jomplang'.
Pertama, Kemenkes telah memetakan daerah mana saja yang menjadi prioritas vaksinasi lantaran memiliki jumlah penduduk banyak dan kondisi pandemi Covid-19 yang tinggi di wilayah tersebut. Kedua, pemerintah daerah tak menggenjot secara maksimal program vaksinasi di wilayahnya masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadia juga mengakui 50 persen dari stok vaksinasi yang ada di Indonesia dialokasikan untuk daerah-daerah yang berada di Jawa-Bali. Ia menyatakan hal itu dilakukan seiring lonjakan kasus yang kerap terjadi di daerah-daerah tersebut.
CNNIndonesia.com mencoba menjabarkan capaian vaksinasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Data capaian itu diperoleh melalui situs resmi milik Kemenkes di https://vaksin.kemkes.go.id/.
DKI Jakarta
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di DKI Jakarta, secara kumulatif hingga 22 Juli Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 6.868.959 orang di DKI sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19.
Dari jumlah itu, diketahui kota administrasi Jakarta Selatan mencapai jumlah tertinggi dengan 1.634.382 orang, sementara jumlah capaian terendah terjadi di kabupaten Kepulauan Seribu dengan 21.372 orang yang divaksin dosis 1.
Sementara untuk capaian dosis kedua, secara kumulatif DKI Jakarta sudah melakukan vaksinasi terhadap 2.123.220 orang. Dari data itu juga terlihat, Jakarta Selatan menyumbang jumlah terbanyak dengan 584.614 orang, sementara Kepulauan Seribu paling sedikit dengan 7.216 orang yang sudah mendapat vaksinasi lengkap.
DKI Jakarta memiliki target khusus, dengan rincian 761.279 vaksinasi pada lansia. Kemudian 4.538.969 masyarakat umum, 1.982.757 petugas pelayanan publik, 112.301 tenaga kesehatan, dan 1.000.121 anak berusia 12-17 tahun. Secara kumulatif, target sasaran vaksinasi di DKI sebanyak 8.395.427 orang.
Bila menghitung dari total sasaran vaksinasi di DKI. Itu artinya 81,82 persen masyarakat DKI rampung mendapat suntikan dosis pertama, dan baru 25,29 persen dari target sasaran vaksinasi yang mendapat dosis vaksin secara lengkap.
Bogor
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di Kabupaten Bogor, secara kumulatif hingga 22 Juli Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 455.897 warga Kabupaten Bogor sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara untuk capaian dosis kedua, 189.677 orang.
Sehingga dapat dikatakan, persentase capaian dosis pertama di Kabupaten Bogor baru 1,20 persen dari target sasaran di Jabar. Sedangkan untuk dosis kedua bahkan baru menyentuh 0,50 dari target provinsi.
Target vaksinasi di Jawa Barat secara keseluruhan menyasar sebanyak 37.907.814 penduduk. Rinciannya, 3.408.940 vaksinasi pada lansia, kemudian 27.254.788 masyarakat umum, 2.195.338 petugas pelayanan publik, 181.701 tenaga kesehatan, dan 4.867.047 anak berusia 12-17 tahun.
Sementara untuk Kota Bogor, capaian vaksinasi dosis satu terkini masih berada di 233.007 orang yang menerima suntikan dosis pertama alias masih 0,61 persen dari target provinsi. Sementara untuk dosis kedua, Kota Bogor mencatat setidaknya 122.740 orang sudah menerima dosis vaksin secara lengkap.
Infografis Melihat Cara Vaksin Bekerja. (Dok. Satgas Covid-19)
Vaksinasi di Jabodetabek: Tertinggi DKI, Terendah Tangerang
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pelajar di SMAN 1 Kota Tangerang, Banten, Rabu (14/7/2021). (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Depok
Untuk Kota Depok, capaian vaksinasi pada dosis pertama baru menyentuh 257.702 orang atau dapat dikatakan menyumbang 0,68 persen dari target provinsi Jabar. Sementara untuk dosis kedua di Kota Depok mencapai 124.051 orang atau 0,33 persen dari target keseluruhan di Jabar.
Bekasi
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di Kabupaten Bekasi, secara kumulatif hingga 22 Juli Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 288.111 orang di Kabupaten Bekasi sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara untuk dosis kedua baru 125.749 orang yang menerima vaksin Covid-19 secara lengkap.
Sedangkan untuk Kota Bekasi, capaian vaksinasi menyentuh 373.124 orang, adapun untuk pemberian vaksin dosis kedua di Kota Bekasi baru di angka 148.396 orang.
Pada capaian pemberian dosis vaksin satu di Kabupaten Tangerang, secara kumulatif tercatat sebanyak 270.550 orang di Kabupaten Tangerang sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara untuk dosis kedua baru 104.718 orang yang menerima vaksin Covid-19 secara lengkap.
Sedangkan untuk Kota Tangerang, capaian vaksinasi menyentuh 525.447 orang, adapun untuk pemberian vaksin dosis kedua di Kota Tangerang baru menyentuh angka 213.285 orang.
Sementara itu target vaksinasi di Banten secara keseluruhan menyasar sebanyak 9.229.383 penduduk. Rinciannya, 643.607 vaksinasi pada lansia, kemudian 6.877.059 masyarakat umum, 456.149 petugas pelayanan publik, 45.566 tenaga kesehatan, dan 1.207.002 anak berusia 12-17 tahun.
Tangerang Selatan
Adapun untuk Kota Tangerang Selatan, capaian dosis pertama vaksin Covid-19 telah diberikan kepada 291.571 orang. Sementara untuk capaian dosis kedua, sejauh ini Kota Tangerang sudah memberikan vaksinasi lengkap kepada 119.912 orang.
Selanjutnya, dari seluruh capaian vaksinasi di wilayah Jabodetabek. Maka dapat dilihat bahwa DKI Jakarta menduduki posisi tertinggi untuk capaian vaksinasi secara lengkap atau pemberian dua dosis, yakni sebanyak 2.123.220 orang.
Sedangkan daerah di Jabodetabek yang tingkat vaksinasi dosis secara lengkapnya masih rendah adalah Kabupaten Tangerang dengan 104.718 dosis.
Namun yang perlu menjadi perhatian, data vaksinasi di wilayah Jabodetabek tidak dapat dibandingkan satu sama lain, sebab wilayah cakupan berbeda, pun alokasi vaksin yang diberikan dari pemerintah pusat juga berbeda.