'Jokowi End Game' Ramai di Medsos, Senyap di Dunia Nyata

CNN Indonesia
Minggu, 25/07/2021 08:11
Ilustrasi. Seruan aksi massa 'Jokowi End Game' yang ramai di media sosial beberapa hari lalu senyap di dunia nyata. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam beberapa hari terakhir, seruan aksi massa 'Jokowi End Game' ramai di media sosial. Namun di dunia nyata, seruan tersebut justru tampak senyap tak terlihat aksinya.

Dalam sejumlah informasi yang beredar di media sosial, aksi tersebut dijadwalkan digelar pada Sabtu (24/7). Pada poster yang beredar, massa aksi hendak melakukan long march dari Glodok hingga kawasan Istana Negara.

Tidak hanya itu, poster tersebut juga mencatat sejumlah logo perusahaan layanan daring seperti Grab, Gojek, Shopee Food, serta paguyuban pedagang kaki lima Jakarta. Demonstrasi ini hendak memprotes, salah satunya mengenai pelaksanaan PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah.


Namun, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com sejak pukul 08.30 WIB hingga menjelang petang, tidak terdapat massa aksi yang datang di sekitar kawasan Istana Negara.

Petugas kepolisian sejak pagi telah menutup Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Pemandangan senyap ini juga tampak di sejumlah titik lain seperti simpang Harmoni hingga Jalan Majapahit arah Glodok.

Ilustrasi. Kepolisian bersiap melakukan pengamanan di kawasan Harmoni, Jakarta, untuk mengantisipasi adanya massa terkait seruan aksi 'Jokowi End Game' pada Sabtu (24/7). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Tidak adanya massa aksi di lokasi ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Pihaknya memastikan bahwa tidak ada peserta demo.

"Sampai saat ini belum ada aksi sama sekali," kata Yusri kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (24/7).

Lebih lanjut, Yusri menjelaskan, pihaknya mengamankan enam orang di lokasi pada Sabtu siang. Ketika diperiksa, mereka mengaku hanya bermaksud melihat demonstrasi.

Selain itu, keenam orang tersebut juga tidak memiliki pekerjaan atau menganggur.

"Pengangguran, bilangnya mau nonton saja tahu dari medsos, penasaran mau lihat. Kumpul-kumpul enggak jelas, makanya kita tanyakan, kita bawa dulu tadi," jelas Yusri.

Menurut Yusri, terdapat banyak kabar bohong mengenai adanya aksi 'Jokowi End Game' ini. Ia menyatakan, pihaknya akan menelusuri orang-orang yang menyebarkan kabar bohong ini.

Sementara itu, aparat kepolisian yang telah berjaga sejak pagi mulai membubarkan diri pada pukul 17.25 WIB. Mereka juga memindahkan kendaraan lapis baja yang telah disiagakan di sejumlah titik sejak pagi.

(iam/asr)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK